web analytics
  

Ragukan Erick Thohir, Fadli Zon: Saya Sangsi BUMN Dibersihkan

Rabu, 15 Juli 2020 11:21 WIB
Umum - Nasional, Ragukan Erick Thohir, Fadli Zon: Saya Sangsi BUMN Dibersihkan, Fadli Zon,Menteri BUMN Erick Thohir,nasional,Kementerian BUMN,Badan Usaha Milik Negara (BUMN),Politik

Fadli Zon (suara.com)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Anggota DPR RI Fadli Zon menagih janji Menteri BUMN Erick Thohir yang mengatakan akan membersihkan BUMN dari segala bentuk kecurangan. Melalui akun Twitter-nya @fadlizon, ia membuat utas panjang mengenai janji Erick Thohir yang menurutnya tak kunjung terlaksana.

"Ketika dilantik menjadi menteri tahun lalu, Menteri BUMN @KemenBUMN Erick Thohir @erickthohir berjanji akan melakukan bersih-bersih di kementeriannya. Sebagai orang swasta, ia berjanji akan bekerja keras memulihkan nama baik BUMN," katanya mengawali utas.

Sebagai buktinya, pada bulan Desember tahun lalu, Erick Thohir memberhentikan seluruh direksi PT Garuda Indonesia. Ia pun dipuji oleh banyak pihak atas tindakan tersebut.

Namun, menurut Fadli Zon, pujian tersebut dianggap terlalu dini mengingat sampai sekarang tak ada gebrakan lain yang dilakukan oleh Erick Thohir. Selain itu, Fadli juga menilai tindakan memecat direksi PT Garuda Indonesia bukan hal istimewa.

"Pujian itu ternyata terlalu dini diberikan. Sebab, memecat direksi yang tertangkap basah melakukan tindak pidana sebenarnya bukanlah sebuah keputusan istimewa. Ada orang terbukti melanggar hukum, lalu ditindak. Apa istimewanya?" katanya.

Yang lebih penting, menurutnya adalah tindakan "bersih-bersih" yang dimaksud oleh Erick Thohir. Ia menyangsikan hal itu karena para atasan di BUMN saat ini justru lebih banyak diduduki oleh tokoh partai politik, TNI, Polri, jaksa, hakim, hingga anggota Badan Intelejen Negara (BIN).

"@KemenBUMN membuat preseden buruk dengan mengangkat tokoh partai politik sebagai komisaris BUMN. Seburuk-buruknya pengelolaan BUMN di masa lalu, keputusan ini belum pernah terjadi sebelumnya," tukasnya.

"Menteri BUMN juga telah mengabaikan azas kompetensi dan prinsip pembagian kekuasaan dengan memasukkan unsur-unsur aktif TNI, Polri, Badan Intelijen Negara @BIN_Official, kejaksaan, kehakiman, serta BPK @bpkri (Badan Pemeriksa Keuangan) sebagai komisaris BUMN," lanjutnya.

Ia menilai penunjukkan tersebut bisa mengacaukan sistem tata negara yang seharusnya disiplin dengan pembagian kekuasaan.

"Penunjukkan semacam ini menurut saya telah mengacaukan sistem, baik sistem meritokrasi di dalam perusahaan negara, maupun mengacaukan sistem tata negara modern yang seharusnya disiplin dengan pembagian kekuasaan," terangnya.

Ia pun merasa sangsi dengan tekad Erick Thohir di awal masa jabatannya untuk melakukan "bersih-bersih" karena ia justru melanggar banyak peraturan.

"Jadi, dengan banyaknya peraturan yang telah diterabas tadi, saya sangsi Menteri BUMN saat ini sedang berusaha membersihkan dan mengembalikan nama baik BUMN," kata Fadli Zon.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

terbaru

Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 21:07 WIB

Presiden Joko Widodo memerintahkan agar pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 di perairan Bali dilakukan secara optimal...

Umum - Nasional, Jokowi Minta Seluruh Masyarakat Doakan Pencarian KRI Nanggala 402, KRI Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402,Presiden Joko Widodo (Jokowi),Jokowi KRI Nanggala 402,KRI Nanggala 402 Hilang

Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 19:07 WIB

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono mengatakan, keberadaan tumpahan minyak yang ditemukan d...

Umum - Nasional, Kasal: Diperkirakan Tangki Minyak Kapal Selam Nanggala 402 Bocor, Kapal Selam Nanggala 402,Kapal Selam Nanggala 402 Hilang Kontak,Kasal Laksamana TNI Yudo Margono,Kapal Selam Nanggala 402 Bocor

Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 17:38 WIB

Masa berlaku pengetatan larangan mudik selama satu bulan dari 22 April sampai 24 Mei 2021 ditetapkan untuk mengantisipas...

Umum - Nasional, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start, Larangan Mudik Jadi 1 Bulan,Larangan Mudik Diperpanjang,Aturan Baru Larangan Mudik,Tanggal Berlaku Larangan Mudik,Curi Start Mudik,masyarakat curi start mudik,lonjakan kasus pandemi Covid-19,peraturan peniadaan mudik Idulfitri,kematian akibat covid 19

Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 16:55 WIB

Penambahan hari ini menjadikan total akumulasi konfirmasi positif di Indonesia mencapai 1.626.812 kasus.

Umum - Nasional, Update 22 April 2021: Covid-19 Indonesia Bertambah 6.243 Kasus Baru, Covid-19 Indonesia,Kasus Covid-19,Kementerian Kesehatan (Kemenkes),Pandemi Covid-19

Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:51 WIB

Untuk lebaran tahun ini anggaran THR yang disiapkan oleh pemerintah sebesar Rp45,4 triliun.

Umum - Nasional, Buat THR Lebaran 2021, Pemerintah Siapkan Rp45,4 Triliun , THR Lebaran 2021,THR dari Pemerintah,Tunjangan Hari Raya,THR,THR 2021,pencairan THR,anggaran THR,Pembayaran THR,aturan pembayaran THR 2021,besaran pembayaran THR 2021,pembayaran THR 2021

Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Seger...

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:39 WIB

Sekitar 29.000 orang dicabut kepesertaan dalam tiga gelombang program Kartu Prakerja.

Umum - Nasional, Kepesertaan 29.000 Penerima Kartu Prakerja Dicabut, Gelombang 17 Segera Dibuka?, Program Kartu Prakerja,Kartu Prakerja,Prakerja Gelombang 17,pendaftaran prakerja,Pendaftaran Kartu Prakerja,Kartu Prakerja Gelombang 17

Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:23 WIB

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Indonesia akan se...

Umum - Nasional, Indonesia Segera Masuk ke Penggunaan Energi Terbarukan, Energi Terbarukan,energi fosil,energi terbarukan indonesia,pemerintah Indonesia

Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang

Nasional Kamis, 22 April 2021 | 15:03 WIB

Menurut psikolog, apa yang dilakukan oleh Joseph bisa jadi dilatarbelakangi oleh pengalaman di masa lalu.

Umum - Nasional, Terduga Penista Agama, Psikolog Komentari Psikis Joseph Paul Zhang, Terduga Penista Agama,Joseph Paul Zhang,Siapa Joseph Paul Zhang,penistaan agama,masa lalu Joseph Paul Zhang,pelecehan terhadap agama Islam,agresi ekstrem,berperilaku ekstrem

artikel terkait

dewanpers