web analytics
  
Banner Kemerdekaan

KPU Ngaku Sulit Pertahankan Partisipasi Pemilih di Pilbup

Selasa, 14 Juli 2020 20:41 WIB Mildan Abdalloh

Partisipasi Pemilih (Ayobandung.com)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bandung mengakui akan sulit untuk mempertahankan angka partisipasi masyarakat menggunakan hak pilihnya dalam Pilbup 2020.

Ketua KPU Kabupaten Bandung Agus Baroya mengatakan, kondisi pandemi covid-19 banyak hal yang berubah, termasuk dalam masalah pelaksanaan pemilihan kepala daerah yang salah satunya berdampak pada angka partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya.

"Memang cukup berat untuk menjaga partisipasi masyarakat. Menjadi tantangan berat bagi kami, bukan hanya di Kabupaten Bandung tapi di seluruh Indonesia yang melaksanakan Pilkada serentak 2020," tutur Agus, Selasa (14/7/2020).

Dia berharap ada peran serta masyarakat untuk memberi masukan supaya pihaknya bisa melakukan perbaikan dalam penyelenggaraan Pilkada, sehingga bisa membuat pemilih berbondong-bondong menggunakan hak pilihnya.

KPU sendiri masih mencari cara untuk bisa mempertahankan bahkan meningkatkan angka partisipasi masyarakat ditengah pandemi covid-19. Terlebih dalam Pilkada angka partisipasi masyarakat tidak setinggi Pileg.

"Memang kalau untuk pileg itu selalu tinggi partisipasi pemilihnya, mungkin karena calegnya banyak. Ini berbeda dengan pilkada, partisipasinya memang dibawah pileg, nah persoalan ini juga menjadi tanggungjawab pasangan calon untuk mengajak konstituennya mencoblos," tutupnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers