web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kembali Jadi Masjid, Beginilah Sosok Penghuni Tetap Hagia Sophia

Selasa, 14 Juli 2020 10:27 WIB

Hagia Sophia (Sutterstock)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Hagia Sophia atau Aya Sofya yang terletak di Istanbul, Turki, telah menarik perhatian banyak orang dalam hal apapun. Siapa sangka bangunan megah yang saat ini difungsikan kembali sebagai masjid itu dihuni oleh seekor hewan menggemaskan sejak 2004.

Bernama Gli, kucing berjenis European shorthair itu telah tinggal di Hagia Sophia selama hampir 16 tahun. Namanya memiliki arti Persatuan Cinta. Seiring berjalannya waktu, Gli menjadi populer di kalangan pengunjung.

Gli memiliki satu saudara berjenis kelamin jantan bernama Pati dan saudara betina bernama Kizim. Sementara, induk mereka bernama Sofi. Sayangnya, Pati meninggal.

Menurut situs resmi Hagia Sophia, salah satu petugas bernama Bilgen Deveci awalnya memilih nama Gri atau dalam bahasa Inggris Gray (abu-abu) untuk Gli. Namun, karena kelucuan dan matanya yang sipit, panggilan namanya berubah menjadi Gli.

Gli hanya memiliki satu ekor anak kucing sepanjang hidupnya. Seekor kucing hitam legam cantik bernama Karakiz, yang mengalami kecelakan karena bus. Karakiz sempat dirawat oleh dokter hewan karena punggungnya patah. Namun, pihak Hagia Sophia tidak memiliki kesempatan merawatnya di museum karena manajer saat itu tidak menyukai kucing.

Gli menjadi lebih populer ketika Presiden Turki R.Tayyip Erdogan dan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengelusnya saat melakukan kunjungan ke Hagia Sophia.

gli

Keberadaan Gli di Hagia Sophia membuatnya mendapat julukan sebagai penjaga keamanan. Kucing betina ini sangat suka berpose, sehingga tak sedikit pengunjung yang akan mengabadikannya sebagai objek foto. Gli pun memiliki akun Instagram sendiri dengan nama akun @hagiasophiacat yang dikelola seorang pemandu wisata bernama Umut Bahceci.

Gli dapat ditemukan di dalam Hagia Sophia. Namun, kucing itu selalu berpindah-pindah tempat sesuai dengan musim dan suasana hatinya. Saat musim dingin, Gli suka berdiri tepat di depan cahaya proyektor yang menerangi nish, altar, dan mimbar karena sangat hangat. Tetapi pada musim panas, Gli umumnya mudah ditemuukan di lantai yang sejuk.

Menariknya, ketika kucing itu menolak untuk disentuh atau dibelai, Gli akan berada di Omphalos, yaitu bagian marmer dari lantai yang terletak di bawah kubah yang dulu digunakan sebagai tempat kaisar Bizantium dinobatkan.

Pengunjung tidak bisa memasuki wilayah tersebut karena sekelilingya diberi tali pembatas. Bagian marmer ini dianggap sangat berharga dan halus sehingga berbahaya jika dimasuki pengunjung. Begitu pun saat Gli sedang ingin berinteraksi dengan manusia, ia akan berada di tempat tertentu.

"Gli punya strategi. Jika dia ingin berinteraksi dengan orang-orang, dia akan berdiri di bawah Muezzins, di mana banyak orang yang lewat. Tetapi jika dia terlalu lelah untuk dipeluk, dia akan duduk di tengah Omphalos," kata Umut Bahceci, seperti dikutip dari Lonely Planet.

Menurut Umut Bahceci, Gli merupakan pemburu sejati saat masih muda. Kucing itu biasa berburu burung, tetapi sekarang tidak bisa dilakukan lagi karena usia dan kondisi matanya yang juling.

Meskipun saat ini Hagia Sophia akan dibuka kembali sebagai masjid dan dicabut statusnya sebagai museum, Gli tidak akan dievakuasi dari Hagia Sophia.

"Gli akan tetap berada di dalam Hagia Sophia sebagai tamu yang sempurna," lapor TRT Word, seperti dikutip dari Samaa.tv pada Selasa (14/7/2020).

Juru bicara kepresidenan Turki mengatakan bahwa Hagia Sophia akan tetap terbuka untuk pengunjung lokal dan asing.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers