web analytics
  

Menuju Hidup Sehat dengan Adaptasi Kebiasaan Baru

Selasa, 14 Juli 2020 02:11 WIB Netizen Dea Rizky Amelia
Netizen, Menuju Hidup Sehat dengan Adaptasi Kebiasaan Baru, Normal Baru,Kesehatan,Corona,COVID-19

Setelah diberlakukan aturan adaptasi kebiasaan baru, pedagang di pasar sudah kembali melakukan kegiatan usaha nya dengan menerapkan protokol kesehatan. (Dea Rizky Amelia)

Dea Rizky Amelia

Mahasiswi ilmu komunikasi jurnalistik UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

AYOBANDUNG.COM -- sejak pertama kali di umumkan kasus pandemi Covid-19 di Indonesia, segala bentuk aktivitas yang biasa dilakukan sehari-hari terpaksa berubah. Pandemi berhasil mengubah segala bentuk aktivitas mulai dari belajar, bekerja, maupun beribadah. Kita seolah dibuat tak berdaya dengan hadirnya virus tak kasat mata ini.

Penularannya yang terbilang cepat dan efek nya yang sangat mengerikan, mau tidak mau membuat kita tak bisa berbuat apa-apa.

Kegiatan yang dilakukan secara berkelompok atau secara tatap muka dengan melibatkan banyak orang terpaksa dihentikan untuk sementara waktu demi pemutusan mata rantai penularan virus. Ruang gerak manusia seolah dibuat terbatas semenjak adanya pandemi ini. Manusia di tuntut memaknai kehidupan dengan saling melindungi satu sama lain dari wabah mematikan bernama Covid-19.

Pemerintah berupaya sekuat tenaga untuk memutus mata rantai penularan dengan memberikan kebijakan physical distancing. Memberlakukan kegiatan belajar mengajar maupun pekerjaan dilakukan dari rumah masing-masing.

Akibat dari adanya virus Covid-19 ini pemerintah menerapkan beberapa kebijakan demi memutus mata rantai penularan virus. Upaya yang dilakukan adalah dengan membatasi interaksi sosial di masyarakat. Kegiatan yang harus dilakukan secara bergerombol atau seara tatap muka dengan melibatkan banyak orang sementara dibatasi. Pemerintah juga menerapkan sistem Work From Home (WFH) segala bentuk pekerjaan harus dilakukan dari rumah.

Banyak sekali dampak yang ditimbulkan semenjak adanya pandemi ini, terlebih dampak pada sektor perekonomian. Bukan hanya sektor ekonomi, pariwisata  juga terdampak karena masyarakat di tekankan untuk tidak keluar rumah. Pandemi ini membuat pendapatan masyarakat menurun. Usaha yang bangkrut dan pemutusan hubungan kerja adalah salah satu dari sekian banyak dampak nya.

Banyak bidang usaha baik usaha besar, menengah maupun kecil yang mengalami kerugian. Bahkan beberapa pelaku usaha menghentikan kegiatan operasionalnya. Sehingga angka pemutusan hubungan kerja (PHK) melonjak ditengah pandemi. Akibatnya nilai ekonomi di Indonesia mengalami penurunan.

Melihat penurunan sektor ekonomi di Indonesia, Presiden Joko Widodo memutuskan untuk memberlakukan normal baru. Masyarakat diharuskan hidup dengan tatanan baru dalam situasi pandemi ini. Tujuannya adalah agar masyarakat tetap produktif dan bisa memulihkan kembali perekonomian namun tetap terhindar dari Covid-19.

Presiden Republik Indonesia Joko widodo juga mengatakan bahwa sudah saatnya kita dapat hidup berdampingan dengan Covid-19. meskipun kegiatan perekonomian yang mulai bangkit, kita juga masih harus selalu memperhatikan protokol kesehatan. Langkah-langkah yang perlu diperhatikan adalah pada ketersediaan infrastruktur demi keberlangsungan penerapan protokol kesehatan.  Termasuk pada pusat ritel seperti mal yang ada di kota-kota besar harus lebih memperhatikan protokol kesehatan.

Dengan adanya adaptasi kebiasaan baru, masyarakat dituntut untuk lebih disiplin dan berhati-hati dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Penerapan protokol kesehatan tentunya harus tetap dijunjung tinggi dalam situasi ini. Menggunakan masker saat keluar rumah, jaga jarak saat berinteraksi, mencuci tangan, dan tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain atau menyentuh fasilitas umum harus selalu di terapkan.

Kebiasaan baru ini harus dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat demi memutus mata rantai penularan Covid-19. Kita harus berupaya bekerja sama dengan mematuhi segala aturan yang ada. Membiasakan diri dengan hidup sehat adalah kuncinya.

Dengan adanya kebiasaan baru yang lebih sehat, diharapkan menjadi sisi positif dibalik tragedi pandemi ini. Kita bisa aman dan lebih produktif saat ini dengan menerapkan kebiasaan baru. Mari bersama-sama menjadi pahlawan bagi diri sendiri dan orang lain, dengan terus memperhatikan protokol yang ditetapkan demi pemutusan mata rantai Covid-19.

Tulisan adalah kiriman netizen, isi tulisan di luar tanggung jawab redaksi.

Ayo Menulis klik di sini

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers