web analytics
  

Disnakan KBB Mulai Beri Kalung Hewan Kurban

Senin, 13 Juli 2020 18:22 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Disnakan KBB Mulai Beri Kalung Hewan Kurban, Kalung Hewan Kurban,hewan kurban,Iduladha 2020

Pemeriksaan kesehatan hean kurban. (Tri Junari)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Petugas Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mulai melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban di sejumlah tempat. 

Hewan yang telah diperiksa dan dinyatakan sehat kemudian diberikan label dan surat keterangan bahwa hewan tersebut boleh dijual untuk kurban.

"Kami ingin memastikan hewan yang dijual ini sehat dan layak untuk dikonsumsi," kata Kepala Dispernakan KBB, Undang Husni Tamrin di Ngamprah, Senin (13/7/2020).

Sebagai jaminan keamanan bagi masyarakat yang jadi konsumennya. Selain sehat hewan juga harus masih muda, tidak ada cacat, sesuai dengan yang disyariatkan dalam agama. 

Sapi atau domba harus memiliki kondisi sempurna dari buah zakar yang seimbang, mata jernih, cuping hidung basah, bulu bersih, dan segar.

Sampai saat ini pihaknya belum menemukan adanya hewan kurban yang dijual dalam kondisi sakit. Jika ditemukan hewan kurban dalam kondisi sakit maka tidak akan diberikan dulu label sehat dan akan diobati.

Kondisinya harus dipastikan sehat untuk bisa dijual, jika tidak maka disarankan hewan tersebut tidak dijual untuk kurban. "Temuan yang sakit sampai sekarang belum ada. Kalau yang cacingan bisa dilihat dari bulu rontok saat diusap, nanti kami minta tidak untuk dijual karena membahayakan saat dikonsumsi," tegasnya.

Kepala Seksi Zoonosis dan Kesejahteraan Hewan Dispernakan KBB, Acep Rohimat menambahkan, aturan ketat diberlakukan kepada pedagang dan pembeli hewan kurban

Hal itu sesuai dengan SE Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Nomor: 008/SE/PK.320/F/06/2020 tentang Pelaksanaan Kegiatan Kurban dalam Menghadapi Wabah Bencana Nonalam Covid-19.

"Penjual dan pembeli harus menggunakan baju lengan panjang dan sarung tangan sebagai antisipasi agar tidak ada virus yang langsung kena ke kulit, baik pedagang atau pembeli," tuturnya. 

Sementara itu Entang, pemilik peternakan yang menjual hewan kurban di Cisarua, KBB, mengatakan, semua hewan kurban yang ada di tempatnya layak dijual dan dalam kondisi sempurna. 

"Tadi sudah dicek semuanya alhamdulillah sehat. Kami selalu menjaga kesehatan hewan untuk kurban, karena kalau sakit kami rugi juga," ucapnya.

Editor: Dadi Haryadi

terbaru

Jarang Keluar Rumah, Putra Hengky Kurniawan Terpapar Covid-19

Ngamprah Kamis, 24 Juni 2021 | 15:51 WIB

Putra sulung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan dikabarkan terpapar Covid-19. Kabar tersebut d...

Bandung Raya - Ngamprah, Jarang Keluar Rumah, Putra Hengky Kurniawan Terpapar Covid-19, Hengky Kurniawan,Putra Hengky Kurniawan,Putra Hengky Kurniawan Positif Covid-19,Keluarga Hengky Kurniawan,Kasus Covid-19 KBB,Update Covid-19 KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Protokol Kesehatan

Pengeboman Proyek KCIC Terus Rugikan Warga di Padalarang

Ngamprah Kamis, 24 Juni 2021 | 14:43 WIB

Warga Kompleks Tipar Silih Asih RW10 Desa Laksanamekar Kecamatan Padalarang Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus mencari...

Bandung Raya - Ngamprah, Pengeboman Proyek KCIC Terus Rugikan Warga di Padalarang, pengeboman kcic,pengeboman proyek kcic,kcic,padalarang,Proyek KCIC,Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC),Berita KBB

Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 16:00 WIB

Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus melonjak. Bahkan, angka kasus harian di KBB mencapai 100 per hari....

Bandung Raya - Ngamprah, Covid KBB Tembus 100 per Hari, Hengky Kurniawan Tarik Rem Darurat, Covid KBB,ledakan kasus Covid-19 di KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Kasus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat,angka kasus harian covid-19 di KBB,penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat

Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 15:47 WIB

Media sosial Twitter digegerkan oleh kisah seorang warga Kabupaten Bandung Barat (KBB) menguburkan jenazah keluarganya y...

Bandung Raya - Ngamprah, Viral! Kisah Warga KBB Kuburkan Jenazah Covid-19 Sendiri, Ini Faktanya, Jenazah Covid-19,Pemulasaran Jenazah Covid-19,Penolakan Jenazah Covid-19,Jenazah Covid-19 Viral,Kasus Covid-19 KBB,Pengurusan Jenazah Covid-19 KBB,bantuan pemulasaraan jenazah covid-19

KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hi...

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 14:48 WIB

omisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Periksa 12 Saksi Kasus Pengadaan Bansos Covid KBB, Dari Pejabat hingga Pensiunan, Korupsi Pengadaan Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos Covid KBB,Korupsi Bansos KBB,Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),dugaan korupsi Bansos Covid KBB,Bansos Covid KBB

19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup

Ngamprah Rabu, 23 Juni 2021 | 12:20 WIB

Sebanyak 19 tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpapar Covid-19.

Bandung Raya - Ngamprah, 19 Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Gununghalu KBB Sempat Ditutup, Nakes,Terpapar Covid-19,Puskesmas Gununghalu,KBB,Kabupaten Bandung Barat

KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 15:40 WIB

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bakal ngantor di kompleks Pemda Bandung Barat, mulai 22-25 Juni...

Bandung Raya - Ngamprah, KPK Bakal Ngantor Lagi di Pemkab Bandung Barat, Ada Apa?, korupsi Pemkab Bandung Barat,KPK Periksa 7 Orang Saksi Kasus Korupsi Pemkab Bandung Barat,Saksi korupsi Pemkab Bandung Barat,Aa Umbara Tersangka,Korupsi Aa Umbara,kpk

Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown

Ngamprah Selasa, 22 Juni 2021 | 14:48 WIB

Usulan lockdown kembali mengemuka sebagai salah satu opsi untuk menekan lonjakan kasus Covid-19 di sejumlah wilayah pada...

Bandung Raya - Ngamprah, Bandung Barat Pilih Opsi PPKM Mirko Ketimbang Lockdown, PPKM Mirko KBB,Lockdown KBB,Usulan lockdown di Bandung Barat,Usulan lockdown KBB,Lonjakan kasus covid-19 di KBB,Angka kasus Covid-19 KBB,Kasus Covid-19 di KBB,PPKM mikro di Bandung Barat,pengetatan PPKM mikro KBB

artikel terkait

dewanpers