web analytics
  

Tak Pakai Masker, Warga Jabar Didenda Rp100 Ribu Hingga Rp150 Ribu

Senin, 13 Juli 2020 18:12 WIB Fichri Hakiim

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Fichri Hakiim)

BANDUNGWETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dan Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengadakan rapat evaluasi gugus tugas pencegahan penyebaran Covid-19. Rapat tersebut digelar di Makodam III/Siliwangi Jalan Aceh, Bandung, Senin (13/07/2020).

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil berencana membuat aturan baru mengenai penanganan Virus Covid-19. Hal ini disampaikan dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Barat.

Berikut beberapa skema tilang dan denda bagi warga Jawa Barat yang tidak memakai masker:

1. Tilang akan berlaku secara elektrik

Dalam proses ini, Ridwan Kamil berencana agar penilangan bisa dilakukan secara elektrik (e-tilang). Nantinya, aparat yang bertugas saat menilang dapat memasukkan data orang yang ditilang atau nomor surat tanda nomor (STNK) kendaraan dan nomor ponsel ke dalam aplikasi Pikobar.

Untuk nominal denda yang harus dibayar masyarakat bisa berkisar antara Rp100 ribu sampai Rp150 ribu. "Nanti kuitansi tidak ada surat fisik tapi lewat e-tilang. Pikobar kemudian mengirim kuitansi ini ke nomor ponsel tersebut," jelasnya.

2. Terdapat pengecualian di beberapa tempat

Menurut Kang Emil, meski akan menerapkan denda, tapi ada pengecualian misalnya kondisi tempat. Sebab, tidak mungkin di rumah harus terus menggunakan masker.

"Kemudian, mereka yang berada di tempat makan juga tak harus selalu mengenakan masker di wajah. Selain itu, orang yang tengah melakukan olahraga berat seperti bersepeda jarak jauh atau jenis lainnya," jelasnya.

3. Kapolda dan Pangdam III Siliwangi setuju penilangan dilakukan kepada seluruh elemen dan masyarakat

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi menyambut baik usulan tilang yang dilakukan tiga pihak termasuk TNI dan Satpol PP. Namun, ia berharap ada pengkajian dari Kejaksanaan Tinggi (Kajati) Jabar terkait aturan yang akan dipakai dalam tilang tersebut.

"Jangan sampai program ini justru menimbulkan polemik," jelasnya.

Sementara itu, hal serupa disampaikan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto.

"Kita ingin agar disiplin kembali dilakukan di berbagai tempat mulai dari kawasan wisata dan lainnya. Kalau ada sanksi denda ini makin baik," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers