web analytics
  
Banner Kemerdekaan

45.000 Siswa di Kota Bandung Ikuti Pembukaan MPLS secara Daring

Senin, 13 Juli 2020 14:39 WIB Nur Khansa Ranawati

Seorang siswa yang baru duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), Yoga (12), saat menyaksikan arahan tentang tahun ajaran baru dari Wali Kota Bandung Oded M Danial pada siaran langsung daring di kediamannya, Jalan Sekeloa, Kota Bandung, Senin (13/7/2020). (Ayobandung.com/Kavin Faza)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Sekira 45.000 siswa di Kota Bandung mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin (13/7/2020). Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini MPLS dilakukan secara daring.

Pembukaan MPLS disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube Disdik Kota Bandung. Sedangkan pengakses kanal tersebut mencapai 128.000 kunjungan selama siaran berlangsung.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengapresiasi upaya Disdik untuk tetap menyelenggarakan MPLS daring di tengah keterbatasan akibat pandemi.

"Saya memandang MPLS ini sangat penting digelar. Untuk mengenalkan lingkungan sekolah baru kepada peserta didik," tutur Oded usai membuka MPLS daring di Pendopo Kota Bandung.

"Pengenalan lingkungan baru akan sangat berpengaruh terhadap perkembangan psikologis peserta didik baru. Bersosialisasi dengan guru baru, teman baru, tata cara belajar baru, dan juga lingkungan baru akan menjadi langkah awal dalam belajar," katanya.

MPLS dilaksanakan hingga Rabu 15 Juli 2020. Para Siswa akan diperkenalkan dengan kepala sekolah, tenaga kependidikan, dan guru-guru yang akan mengajar. Anak juga mulai diperkenalkan dengan lingkungan belajar mengajar.

Sementara itu, Kepala Disdik Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan, MPLS daring ini mengutamakan sinergitas antara guru dan sekolah dalam mendukung kegiatan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) agar anak terus termotivasi untuk belajar.

"Tema besar kegiatan MPLS adalah 'Menggali Kebaikan dan Potensi Diri secara Maksimal dari Rumah'. Unsur penunjangnya adalah interaksi peserta didik, orang tua, dan guru yang harus tetap sinergi," kata Hikmat.

Selain MPLS, PJJ juga akan terus dilakukan secara daring, mengingat situasi pandemi di Kota Bandung belum berakhir.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung juga belum memperbolehkan sektor pendidikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka.

"PJJ masih dilakukan secara daring, luring (luar jaringan), ataupun kombinasi keduanya. Hal ini dilakukan tentunya dengan mengedepankan aspek keamanan dan keselamatan peserta didik dari penyebaran virus Corona," tuturnya.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers