web analytics
  

Pengamat Pendidikan: Evaluasi Kembali Pembelajaran Daring

Senin, 13 Juli 2020 12:02 WIB M. Naufal Hafizh
Umum - Nasional, Pengamat Pendidikan: Evaluasi Kembali Pembelajaran Daring, Dedi Mulyasana,Zaldhi Yusuf Akbar,Pembelajaran Jarak Jauh,Guru

[Ilustrasi] Belajar daring. (Pixabay)

Pengamat pendidikan Dedi Mulyasana mengatakan, pendidikan idealnya bukan sekadar mentransfer ilmu tetapi membentuk jiwa, karakter, dan hati nurani anak.

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan tahun ajaran baru dimulai Senin (13/7/2020). Pada semester genap 2019/2020, sistem pembelajaran dilakukan secara daring. Pengamat menilai sistem ini perlu dievaluasi karena terkesan hanya menggugurkan selesainya Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

Pengamat pendidikan Dedi Mulyasana mengatakan, pendidikan idealnya bukan sekadar mentransfer ilmu tetapi membentuk jiwa, karakter, dan hati nurani anak. “Karena itu yang menghubungkannya bukan sekadar media pembelajaran dalam arti digital,” tuturnya.

Zaldhi Yusuf Akbar, dosen sekaligus pengamat pendidikan turut berkomentar. “Ada kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya ketika pembelajaran secara online lebih mudah, praktis, bisa dilakukan di mana pun tetapi pemahaman pasti akan jauh berbeda dibanding tatap muka,” ujarnya.

Salah seorang orang tua siswa asal Cilacap, Isti, juga mengeluhkan sistem pembelajaran daring yang melibatkan banyak peran orang tua. “Merasa dibebankan. Kendala orang tua itu ketika anak belajar dengan orang tuanya banyak ngga maunya. Bingung ketika anak sudah ngga ada keinginan untuk belajar karena tidak ada pemahaman orang tua tentang psikologis bagaimana menghandle anak dalam belajar. Jadi yang ada akhirnya orang tua emosi, stres lalu anak lebih stres lagi. Akhirnya materi pembelajaran kurang diserap. Belum lagi ketika orang tua bekerja tidak full menemani anak,” ujar Isti.

Kesulitan serupa nyatanya dialami juga banyak orang tua. Dedi pun menekankan peran guru harus proaktif. Di masa pandemi ini kemampuan guru lebih ditingkatkan.

“Bukan hanya menguasai ilmunya, bukan hanya menguasai metodologi, meguasai sistem evaluasi, tetapi juga menjadi psikolog yang baik atau komunikator yang baik,” ujar Dedi.

Sebelumnya sudah terdapat panduan pembelajaran di masa pandemi melalui Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kemendikbud Nomor 15 Tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Belajar dari Rumah di Tengah Covid-19. Namun butuh pengkajian lagi soal sistem pembelajaran yang efektif dilakukan saat masa pandemi ini.

Para pengamat menilai perlu ada kurikulum khusus yang mengatur. Kurikulum yang sekarang masih digunakan adalah kurikulum untuk pembelajaran konvensional untuk situasi normal. Dedi mengatakan, kurikulum saat ini tidak cocok digunakan di situasi “abnormal”.

Zaldhi menambahkan, baiknya kurikulum dievaluasi lagi. “Kurikulum peralihan, ya. Alangkah baiknya bisa mix, ada online dan offline. Di bagian praktik mungkin jadi ada video. Kemudian ada subsidi kuota dari pemerintah atau pemotongan biaya-biaya sehingga siswa dan orang tua tidak keberatan dengan hal ini juga,” ujarnya.

Beberapa sekolah sendiri tampaknya sudah mempertimbangkan hal tersebut. Isti yang merupakan ibu dari anak yang baru menginjak sekolah dasar, menceritakan pilihan yang diberikan sekolah.

“Ada tiga alternatif yang pertama full daring. Kedua, berangkat sepekan sekali dengan kuota anak sehari 20% jumlah siswa keseluruhan. Alternatif berikutnya home visit seminggu sekali dengan berkelompok maksimal 4 anak,” tuturnya.

Pihak sekolah akan mempertimbangkan pilihan mayoritas orang tua siswa juga izin dari pemerintah daerah dalam pembelajaran semester ganjil 2020/2021. (Ventriana Berlyanti)

Editor: M. Naufal Hafizh

terbaru

PBNU Apresiasi Keputusan Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 13:49 WIB

Keputusan Jokowi mencabut Perpres 10/2021 tersebut diambil setelah adanya gelombang protes dari sejumlah pihak, termasuk...

Umum - Nasional, PBNU Apresiasi Keputusan Jokowi Cabut Perpres Investasi Miras, Investasi Miras,Presiden Joko Widodo,Jokowi cabut perpres investasi miras,Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU),Lampiran Perpres 10/2021 terkait miras

Presiden Jokowi Resmi Cabut Perpres Investasi Miras

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 13:46 WIB

Hal itu disampaikan Presiden dalam keterangan persnya, Selasa (02/03/2021), di Istana Merdeka, Jakarta.

Umum - Nasional, Presiden Jokowi Resmi Cabut Perpres Investasi Miras, Perpres investasi miras,Perpres miras,tolak perpres miras,Presiden Jokowi,Presiden Jokowi cabut perpres miras,Jokowi cabut perpres investasi miras

Kartu Prakerja Tersisa 4 Gelombang Lagi! Persiapkan Dokumen Sebaik Mun...

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 12:39 WIB

Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja mengatakan bahwa gelombang Kartu Prakerja di semester satu tahun 2021 ini, kemungkina...

Umum - Nasional, Kartu Prakerja Tersisa 4 Gelombang Lagi! Persiapkan Dokumen Sebaik Mungkin, Prakerja gelombang 13,Kartu Prakerja,syarat kartu prakerja gelombang 13,pendaftaran kartu prakerja gelombang 13

4 Kriteria Rumah yang Berhak Dapat Pembebasan PPN

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 12:28 WIB

Selain pemberlakuan PPnBM untuk kendaraan bermotor, pemerintah juga mengeluarkan insentif yang bisa menurunkan harga rum...

Umum - Nasional, 4 Kriteria Rumah yang Berhak Dapat Pembebasan PPN, PPN Rumah,Ruah bebas ppn,syarat Rumah bebas ppn,Pajak rumah baru

Pandemi Covid-19 Genap 1 Tahun, Jangan Anggap Remeh!

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 11:59 WIB

Genap satu tahun sudah pandemi Covid-19 melanda Indonesia sejak kasus pertama ditemukan pada 2 Maret 2020. Saat ini Indo...

Umum - Nasional, Pandemi Covid-19 Genap 1 Tahun, Jangan Anggap Remeh!, COVID-19,Virus Corona,Pandemi Covid-19 Indonesia,Setahun pandemi Covid-19

Presiden Didorong Cabut Perpres Investasi Miras

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 11:15 WIB

Presiden Joko Widodo mengeluarkan Perpres Nomor 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang memuat kebijakan inves...

Umum - Nasional, Presiden Didorong Cabut Perpres Investasi Miras, Investasi Miras,Jokowi Investasi miras,Aturan investasi miras,Perpres investasi miras

Besaran Bantuan Kuota Internet Gratis untuk Siswa, Guru dan Dosen yang...

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 11:00 WIB

ementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melanjutkan program kuota internet gratis selama tiga bulan yang akan...

Umum - Nasional, Besaran Bantuan Kuota Internet Gratis untuk Siswa, Guru dan Dosen yang Cair Maret 2021, bantan internet gratis 2021,Kuota Internet Gratis Kemendikbud,cara dapat internet gratis,besaran kuota internet gratis 2021

Pemerintah Akui Banyak data NIK Tumpang Tindih Sebabkan Bansos Banyak...

Nasional Selasa, 2 Maret 2021 | 10:37 WIB

-Pemerintah mengeluhkan banyaknya masalah dalam penyaluran dana bantuan pemerintah kepada masyarakat, salah satunya yang...

Umum - Nasional, Pemerintah Akui Banyak data NIK Tumpang Tindih Sebabkan Bansos Banyak Masalah, Bansos,KTP Bansos,Data NIK,Data NIK Bermasalah

artikel terkait

dewanpers