web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Belajar Online di Hari Pertama Tahun Ajaran Baru, Ini Kata Siswa

Senin, 13 Juli 2020 11:04 WIB M. Naufal Hafizh

Ilustrasi. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM – Tahun ajaran baru 2020/2021 dengan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dimulai hari ini, Senin (13/7/2020). Agenda hari pertama, yakni perkenalan silabus dan guru-guru baru, termasuk sosialiasi lebih lanjut tentang sistem belajar daring.

“Satu hari ada 3 sampai 4 pelajaran. Semuanya online pake Google Classroom atau Edmodo,” kata seorang siswa SMP Negeri 5 Bandung, Violin (13).

Berbeda dengan persepsi kebanyakan, konferensi daring tidak seharian dilakukan. Untuk SMP di Bandung, terhitung hanya sekali sehari konferensi video langsung melalui Zoom.

“Sistemnya, setiap pelajaran upload tugas sama materi ke Classroom atau Edmodo. Upload tugas atau materi doang buat dikerjain atau dipelajari hari itu, enggak ada video call. Zoom-nya mah cuman sekali sehari,” tutur Violin.

Zoom yang dimaksud adalah konferensi video antara siswa satu kelas dengan wali kelas masing-masing. Hal itu dilakukan untuk mengevaluasi pembelajaran hari tersebut dan pertukaran informasi.

Teknis Pengerjaan Tugas dan Tatap Muka

Sejauh ini, pihak sekolah Violin belum menginformasikan mengenai teknis rinci pengerjaan tugas atau materi yang diunggah lewat Google Classroom atau Edmodo. Namun, berdasarkan pengalaman, dia mengasumsikan setiap guru akan memberikan ketentuan masing-masing.

Untuk ujian, Violin mengungkapkan, ada yang diunggah lewat Edmodo atau Google Forms.

Meskipun tak setiap pelajaran ada konferensi video, materi atau tugas untuk hari tersebut akan diunggah di jam yang sama saat pelajaran tersebut dimulai. Bisa juga lebih awal.

Saat waktu konferensi Zoom dimulai, ada sejumlah peraturan yang harus diikuti.

Nggak boleh telat masuk ruang Zoom-nya, harus pakai seragam lengkap juga. Jangan tiduran juga,” kata Violin.

Saat ditanya bagaimanakah kesannya dengan sistem pembelajaran daring ini, dia mengungkapkan kesangsiannya.

Nggak ada enaknya mau dilihat dari mana-mana juga. Kalau mau nanya, misal, memang tinggal chat gurunya tapi saya sih lebih enak diterangin langsung,” tuturnya.

Sementara itu, belum ada rencana akan dibukanya sekolah di wilayah Bandung Raya akibat penurunan zona hijau Covid-19 Bandung menjadi zona kuning.  (Farah Tifa Aghnia)

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers