web analytics
  
Banner Kemerdekaan

2 Tahun, TNI Gadungan Begal Sopir

Senin, 13 Juli 2020 10:51 WIB Mildan Abdalloh

Dua anggota TNI gadungan yang telah memeras ratusan sopir di wilayah Kabupaten Bandung, Kota bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat. (Ayobandung.com/Mildan Abdalloh)

SOREANG, AYOBANDUNG.COM -- Dua anggota TNI gadungan ditembak polisi saat melakukan pembegalan terhadap sopir di Ciganitri, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (8/7/2020).

Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan mengatakan, penangkapan TNI gadungan tersebut bermula dari adanya laporan masyarakat terkait pembegalan yang dilakukan orang yang mengenakan seragam TNI.

"Ada 12 laporan yang masuk kepada kami," ujar Hendra, Senin (14/7/2020).

Bermula dari laporan masyarakat, tim saber pungli Polresta Bandung melakukan penyelidikan. Dua orang mengenakan seragam TNI diawasi, hingga pada Rabu (8/7/2020) pukul 22.30 WIB mereka menjalankan aksinya di kawasan Ciganintri.

"Modus yang dilakukan adalah berpura-pura tersenggol, kemudian mencegat mobil korban. Sasarannya adalah mobil angkutan barang dengan harapan korban membawa uang hasil niaga," ujarnya.

Sambil menodongkan pistol mainan, kedua tersangka memeras korban hingga jutaan rupiah. Bahkan keduanya tidak segan-segan memukul korban.

"Saat menjalankan aksinya tersebut, (kedua pelaku oleh) tim saber pungli ditangkap," ungkapnya.

Tersangka yang bernama YS dan SY sempat melakukan perlawanan saat akan ditangkap sehingga polisi memberikan tindakan tegas dan terukur.

Hendra melanjutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak kurang dari 136 pembegalan telah dilakukan kedua tersangka di wilayah Kabupaten Bandung, Kota bandung, Kota Cimahi, dan Kabupaten Bandung Barat.

"Menurut pengakuan, dalam satu kali beraksi, mereka bisa mendapat uang antara Rp2 juta sampai terbesar Rp40 juta," katanya.

Aksi pembegalan dengan modus tersebut telah dilakukan kedua tersangka selama dua tahun.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers