web analytics
  

Geliat Produksi Kerupuk Dukuh Indramayu di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 11 Juli 2020 19:05 WIB Erika Lia
Gaya Hidup - Kuliner, Geliat Produksi Kerupuk Dukuh Indramayu di Tengah Pandemi Covid-19, kerupuk Dukuh,Indramayu,kuliner Indramayu,COVID-19

Seorang karyawan sedang membuat adonan kerupuk di Dukuh Kerupuk Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu. (Ayocirebon.com)

INDRAMAYU, AYOBANDUNG.COM--Selama sekitar 40 tahun, Blok Dukuh Kerupuk, Desa Kenanga, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, dikenal sebagai salah satu sentra kerupuk. Sayang, wabah virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 telah membuat usaha kerupuk di sini terimbas.

Di Dukuh Kerupuk, beragam kerupuk diproduksi, mulai kerupuk bawang, kerupuk jengkol, kerupuk ikan, kerupuk kulit ikan, kerupuk udang, dan lainnya.

Skala produksi kerupuk di sini mulai dari kecil hingga besar yang sudah dijalankan sejak sekitar 1980. Proses pembuatannya tak lepas dari sinar matahari. 

Adonan-adonan kerupuk biasanya dijemur di bawah matahari dengan beralaskan nampan anyaman bambu. Maka, lumrah melihat nampan-nampan berisi adonan kerupuk dijemur di halaman-halaman pabrik maupun rumah penduduk yang ada di sana.

Tak hanya rumah produksi, di kawasan ini pun berdiri toko-toko yang menawarkan aneka kerupuk yang dibuat warganya. Pasca idulfitri yang biasanya diramaikan dengan hajatan, kerupuk-kerupuk di sini laris manis.

Namun belakangan, pasca Covid-19 mewabah, konsumsi kerupuk menurun. Kondisi itu memprihatinkan para produsen.

"Biasanya kalau sedang musim hajatan ramai pesan kerupuk, tapi sekarang turun sekitar 25%," Ketua Asosiasi Pengusaha Kerupuk Indramayu (APKI) yang juga memproduksi kerupuk merk 'Kelapa Gading', Murtasim.

Namun begitu, imbuhnya, sampai kini tak ada pekerja yang dirumahkan atau pemecatan karyawan pabrik. Para produsen kerupuk tetap memproduksi kerupuk seperti biasa.

Dari jumlah sekitar 35 produsen, rerata hasil produksi mencapai 1.200 ton kerupuk setiap bulannya. Pemasaran meliputi Pulau Jawa hingga luar Pulau Jawa.

Sekalipun aktivitas berjalan normal, pihaknya mengeluarkan imbauan langkah pencegahan Covid-19 yang berlaku bagi pengusaha dan karyawannya. Imbauan tertulis yang diterbitkan APKI pada 1 April 2020 itu, salah satunya meminta penerapan pola hidup bersih dan sehat di area kerja.

Tak kebersihan diri, mereka diharuskan menjaga kebersihan lingkungan pabrik, termasuk mesin produksi. Secara khusus pihaknya menghentikan produksi pada Rabu dan Kamis guna penyemprotan cairan disinfektan.

"Penyemprotan dilakukan oleh pemerintah desa atau mandiri masing-masing pabrik," ujarnya.

Para pengusaha kerupuk diminta pula menyediakan sarana untuk cuci tangan berupa air mengalir dan sabun/hand sanitizer. Selain itu, mereka harus membekali setiap karyawannya dengan masker.

Para pekerja sendiri diingatkan menjaga jarak minimal 1-2 meter selama proses produksi kerupuk. Tak lupa pergantian kerja diterapkan untuk mengurangi kerumunan.

Saat ini, Dukuh Kerupuk Desa Kenanga ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Lembur Tohaga Lodaya oleh Pemkab Indramayu bersama Polres dan Kodim Indramayu.

Selain industri kerupuk, Desa Kenanga memiliki pula potensi ekonomi lain yang terus berlangsung di tengah pandemi, baik pada sektor pertanian, perikanan, dan peternakan.

Dukuh Kerupuk pun dilengkapi checkpoint di gerbang masuk desa, rumah karantina, dan sekretariat bersama. Pada tiap mulut gang tersedia tempat cuci tangan dilengkapi sabun cair.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

terbaru

8 Rumah Makan Khas Sunda yang Wajib Dicoba dan Bikin Ketagihan

Kuliner Senin, 25 Januari 2021 | 15:52 WIB

Rumah makan Sunda di Bandung banyak bertebaran, baik berupa restoran, rumah makan maupun warung. Namun, dari sekian ruma...

Gaya Hidup - Kuliner, 8 Rumah Makan Khas Sunda yang Wajib Dicoba dan Bikin Ketagihan, rumah makan sunda di bandung,rumah makan sunda di bandung rekomendasi,makanan sunda di bandung,restoran sunda di bandung,tempat makan khas sunda,rumah makan khas sunda,makanan khas sunda,sejarah rumah makan ampera,warung bu imas bandung,bancakan bandung,

Bakmi Tasik, Kuliner Favorit Raffi Ahmad

Kuliner Sabtu, 23 Januari 2021 | 21:39 WIB

Bakmi Tasik, Kuliner Favorit Raffi Ahmad

Gaya Hidup - Kuliner, Bakmi Tasik, Kuliner Favorit Raffi Ahmad, bakmi tasik,Kuliner Bandung,Raffi Ahmad,Nagita Slavina,rafathar,kuliner paling enak di bandung

Kue Bolu dan Bacang Diprediksi Jadi Makanan Terlaris di Bandung Tahun...

Kuliner Jumat, 22 Januari 2021 | 14:00 WIB

Hal ini berdasarkan tren kuliner 2020 dan prediksi kuliner 2021 yang diumumkan industri layanan pesan-antar makanan GoFo...

Gaya Hidup - Kuliner, Kue Bolu dan Bacang Diprediksi Jadi Makanan Terlaris di Bandung Tahun Ini, makanan favorit 2021,makanan terlaris 2020,makanan terlaris 2021,prediksi makanan laris 2021,Tradisi Makan Bacang,kue bolu

Ini Cara Mudah Membuat Telur Setengah Matang

Kuliner Jumat, 22 Januari 2021 | 02:01 WIB

Telur setengah matang dinilai berbagai orang lebih lezat. Selain itu, dengan telur setengah matang juga membuat hidangan...

Gaya Hidup - Kuliner, Ini Cara Mudah Membuat Telur Setengah Matang, telur setengah matang,Telur Mata Sapi,Cara Membuat Telur Setengah Matang

4 Cara Meracik Kopi Sendiri di Rumah

Kuliner Kamis, 21 Januari 2021 | 19:35 WIB

Menghabiskan waktu berjam-jam di coffee shop atau gerai kopi merupakan kegiatan umum kelas pekerja. Namun pandemi Covid-...

Gaya Hidup - Kuliner, 4 Cara Meracik Kopi Sendiri di Rumah, Cara meracik kopi,Membuat Kopi di Rumah

Mau Makan Kebab, Dimsum, hingga Cake? Ada Kafe yang Punya Menu Lengkap...

Kuliner Kamis, 21 Januari 2021 | 07:10 WIB

Bandung sebagai salah satu tempat tujuan wisata kuliner, memiliki beragam kafe dan resto yang kekinian. Satu di antarany...

Gaya Hidup - Kuliner, Mau Makan Kebab, Dimsum, hingga Cake? Ada Kafe yang Punya Menu Lengkap di Kopo Bandung, Kafe di Bandung,Kafe di Kopo,Kafe menu lengkap di Bandung,Dimsum Bandung,Dimsum di Bandung,Kebab di Bandung,Cake di Bandung,Kuliner Bandung

Kupat Tahu Tasikmalaya: Ditekan Harga Kedelai, Dihempas PPKM

Kuliner Selasa, 19 Januari 2021 | 14:34 WIB

Lina mengaku khawatir akan kehilangan pembeli jika menaikkan harga kupat tahu yang dijualnya.

Gaya Hidup - Kuliner, Kupat Tahu Tasikmalaya: Ditekan Harga Kedelai, Dihempas PPKM, Kupat Tahun Mangunreja,kupat tahu Tasikmalaya,Kupat Tahu,Harga kedelai naik

1.030 Restoran Tutup Akibat Pandemi, PPKM Jangan Diperpanjang

Kuliner Senin, 18 Januari 2021 | 19:53 WIB

Pandemi Covid-19 menghantam hampir semua sektor, tidak terkecuali usaha restoran. Sejumlah restoran pun tutup permanen k...

Gaya Hidup - Kuliner, 1.030 Restoran Tutup Akibat Pandemi, PPKM Jangan Diperpanjang, Restoran Tutup Akibat Pandemi,Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI),Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),PSBB Proporsional

artikel terkait

dewanpers