web analytics
  
Banner Kemerdekaan

ICW Nilai Tim Pemburu Koruptor Belum Diperlukan, Ini 3 Alasannya

Sabtu, 11 Juli 2020 06:22 WIB

[Ilustrasi] Korupsi. (Pixabay/Steve Buissinne)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Indonesia Corruption Watch (ICW) menilai tim pemburu koruptor yang rencana diaktifkan lagi Menkopolhukam Mahfud MD belum sama sekali diperlukan.

"ICW melihat pembentukkan tim pemburu koruptor hingga saat ini belum dibutuhkan oleh pemerintah," kata Peneliti ICW Wanna Alamsyah, melalui keterangan tertulis, Jumat (10/7/2020).

Wanna mengatakan, setidaknya ada 3 alasan ICW tidak efektifnya tim pemburu koruptor untuk kembali diaktifkan dalam memburu buronan pencuri uang negara.

Pertama, pada dasarnya tim pemburu koruptor pernah dibentuk oleh pemerintah pada tahun 2002.

"Data ICW menunjukkan, pasca 8 tahun dibentuk, faktanya tim ini hanya berhasil menangkap empat buronan dari enam belas target penangkapan. Selain itu, evaluasi terhadap tim ini juga tidak pernah dipublikasikan oleh pemerintah," ungkap Wanna.

Kedua, berdasarkan catatan ICW sejak 1996-2018, terdapat 40 buronan kasus korupsi yang belum dapat ditangkap oleh penegak hukum.

"Artinya, yang harus diperkuat dalam hal ini adalah aparat penegak hukumnya. Kebijakan untuk membuat tim baru malah berpotensi tumpang tindih dari segi kewenangan," ucap Wanna

Wanna pun menyoroti penangkapan buronan kasus pembobol kas Bank BNI melalui Letter of Credit (L/C) fiktif Maria Pauline Lumowa melalui jalur ekstradisi.

Dia mengharapkan pemerintah harus fokus pada pendekatan nonformal antarnegara untuk mempercepat proses penangkapan puluhan buronan yang bersembunyi di negara lain.

"Jangan sampai di dalam kondisi pandemi saat ini, upaya untuk membuat task force baru malah menjadi kontra produktif," tutur Wanna.

Mahfud MD menjelaskan Indonesia sebelumnya sudah mempunyai tim pemburu koruptor. Tim yang akan diaktifkan kembali tersebut beranggotakan pimpinan Polri, Kejaksaan Agung, dan Kemenkumham.

"Nanti dikoordinir kantor Kemenko Polhukam, tim pemburu koruptor ini sudah ada beberapa waktu dulu, berhasil. Nanti mungkin dalam waktu yang tidak lama tim pemburu koruptor ini akan membawa orang juga pada saat memburu Djoko Tjandra," kata Mahfud.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers