web analytics
  

Sekolah di Bekasi Dibuka Senin, Kasus Covid-19 Malah Naik

Sabtu, 11 Juli 2020 05:57 WIB Firda Puri Agustine

Wujud virus corona penyebab Covid-19. (Reuters)

BEKASI SELATAN, AYOBANDUNG.COM – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi sempat mewacanakan kembali membuka kegiatan belajar mengajar di sekolah pada 13 Juli 2020. Alasannya, kasus Covid-19 di Kota Bekasi melandai dan tidak ditemukan pasien meninggal dunia dalam sebulan terakhir.

Lantas bagaimana perkembangan sebenarnya Covid-19 di wilayah ini? Berdasarkan data yang dirilis website corona.bekasikota.go.id, Jumat (10/7/2020), kasus konfirmasi positif menunjukkan adanya kenaikan dalam tiga hari terakhir.

Pada Rabu (8/7/2020), jumlah total kasus positif Covid-19 tercatat 449 orang. Kemudian pada Kamis (9/7/2020), naik menjadi 453 orang. Dan, hari ini kembali bertambah 4 menjadi 457 orang. Singkatnya, kondisi terkini ada 18 orang yang masih menjalani perawatan.

Sementara itu, untuk jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tercatat bertambah 7 dalam tiga hari terakhir, yakni dari 1417 menjadi 1424 orang. Selanjutnya, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) juga naik dari 4797 orang pada Rabu (8/7/2020) menjadi 4853 hari ini.

Adapun sebaran kasus positif hampir merata di semua kecamatan yang ada di Kota Bekasi. Untuk kondisi terkini, kasus terbanyak berada di Kecamatan Medan Satria, Mustika Jaya, dan Bekasi Selatan. Sedangkan yang tidak ada penambahan kasus hanya ada di Kecamatan Pondok Gede dan Pondok Melati. 

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers