web analytics
  

Perahu Terbalik di Waduk Saguling, 2 Tewas Tenggelam

Sabtu, 11 Juli 2020 05:31 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Cimahi, Perahu Terbalik di Waduk Saguling, 2 Tewas Tenggelam, perahu terbalik,Waduk Saguling,Kota Baru Parahyangan,Tenggelam

Dua orang tewas tenggelam di bendungan Waduk Saguling tepat di belakang kompleks Tatar Purbasari, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (10/7/2020) sore. (Istimewa)

PADALARANG, AYOBANDUNG.COM -- Dua orang tewas tenggelam di bendungan Waduk Saguling tepat di belakang kompleks Tatar Purbasari, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jumat (10/7/2020) sore.

Korban masing-masing bernama Suhartono dan Beny Mulyadi. Keduanya tercatat sebagai warga Kampung Cijeungjing, RT 01 RW 19, Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, KBB.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Duddy Prabowo yang memerintahkan petugas lapangan Rudy Wibiksana menyebutkan, peristiwa naas ini terjadi saat kedua korban bersama 3 rekannya menaiki perahu. 

Mereka hendak menyebrangi Waduk Saguling dari Kampung Cipondoh ke Cikondang, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, sekitar pukul 16.56 WIB. Baru beberapa meter melaju tiba-tiba perahu terbalik sehingga semua penumpang termasuk sopir perahu tercebur ke dalam waduk.

Melihat rekannya tenggelam, Suhartono dan Beny Mulyadi berupaya menolong. Niat tersebut berujung tragis karena keduanya tewas, sementara dua temannya dan sopir perahu berhasil selamat. 

Korban selamat yakni Panji, warga Kota Baru Parahyangan, Kompleks Purbasekar Kulon nomor 23 Desa Cipeundey, Kecamatan Padalarang, Rizki warga Kompleks PPI blok D3 Desa Padalarang, dan sopir perahu Rusmana warga Kampung Cikondang, RT 02/04, Desa Bojonghaleuang, Kecamatan Saguling, KBB.

"Kedua korban ini berupaya untuk menolong rekan-rekannya, tapi malah mereka yang tenggelam," ucapnya.

Kedua korban yang tenggelam kemudian dicari oleh gabungan petugas dari BPBD KBB, pihak kecamatan, masyarakat, dan polisi yang dipimpin langsung Kapolsek Padalarang Kompol Supriati. 

Hasilnya, korban pertama atas nama Beny Mulyadi ditemukan sekitar pukul 20.57 WIB sementara korban kedua Suhartono ditemukan pukul 21.29 WIB. Keduanya langsung dievakuasi petugas dan diserahkan ke pihak keluarga.

Korban ditemukan tidak jauh dari posisi awal perahu terbalik di kedalaman sekitar 6 meter. Proses pencarian tidak terkendala karena banyak saksi termasuk korban selamat, yang melihat ketika kedua korban tenggelam dan hilang ke dasar waduk. 

Setelah ditemukan mereka kemudian diangkat ke permukaan menggunakan jangkar dengan kondisi sudah membujur kaku. 

"Banyak saksi yang lihat dan menunjukkan titik korban tenggelam. Kami fokus cari di situ dan berhasil ditemukan, lalu diangkat pakai jangkar," katanya. 

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers