web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Pemkot Bandung Gencarkan Tracing Warga Sekitar Secapa AD

Jumat, 10 Juli 2020 10:53 WIB

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita (Republika)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COOM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus melakukan tracing kepada warga di sekitar Secapa AD yang memiliki kontak erat dengan siswa-siswa di sana. Pasalnya 1.200 lebih siswa Secapa AD terkonfirmasi positif covid-19. Saat ini mereka melakukan karantina mandiri dan belasan lainnya dirawat di Rumah Sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Rita Verita mengungkapkan pihaknya masih melakukan tracing kepada masyarakat di sekitar Secapa AD Bandung. Menurutnya, jika sudah diketahui warga yang melakukan kontak erat maka akan segera di rapid test ataupun swab.

"Masih tracing di masyarakat sekitar," ujarnya saat dihubungi, Jumat (10/7).

Terkait 28 orang yang siap di rapid tes dan adanya sebagian warga yang menolak dites, pihaknya masih melakukan pendekatan kepada masyarakat.

"Ini masih kita lakukan pendekatan pada masyarakat sekitar mudah-mudahan masih ada yang mau," ujarnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna mengatakan pihaknya terus melakukan tracing dan tracking masyarakat yang pernah melakukan kontak erat untuk dilakukan rapid test dan swab tes. Ia pun mengingatkan masyarakat harus terus waspada.

"Kewaspadaan dan disiplin adalah keniscayaan" katanya.

Sebelumnya, Ema mengaku sebanyak 28 orang warga di sekitar Secapa AD mengaku siap di tes namun sebagian lagi enggan di tes karena takut terpapar covid-19. Camat Cidadap, Hilda Hendrawan mengaku pihaknya mengajukan tes swab kepada Dinas Kesehatan untuk petugas pasukan Gober dari kelurahan Hegarmanah, Cimbeuleuit dan petugas kecamatan sebanyak masing-masing 10 orang. Pelaksanaan swab akan dilaksanakan di Puskesmas Cimbeuleuit pada Sabtu (11/7).

"Untuk warga masyarakat atas perintah pak wali sebagai ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung ini akan dilaksanakan secara bertahap pelaksanaan rapid test," katanya.

Ia mengungkapkan tidak ada penutupan akses jalan di area sekitar Secapa AD sehingga kondisi aktivitas masih berjalan normal. Namun pihaknya masih melakukan sosialisasi dan imbauan tentang protokol kesehatan.

"Warga masyarakat juga kita harapkan tidak panik untuk menghadapi kondisi seperti ini. Kita harapkan kegiatan berjalan seperti biasa dan untuk komplek (Secapa AD) sudah ditangani oleh pusat dari pihak TNI," katanya.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers