web analytics
  

Instagram Minta Maaf Hapus Foto Bella Hadid Soal Palestina

Jumat, 10 Juli 2020 07:01 WIB

Bella Hadid. (Instagram.)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM Instagram meminta maaf kepada Bella Hadid setelah menghapus foto yang diunggahnya terkait paspor sang ayah. Paspor tersebut menunjukkan tempat kelahiran sang ayah di Palestina.

Dikutip dari Page Six, Seorang juru bicara Facebook yang merupakan perusahaan induk Instagram, mengatakan, pihaknya menjaga privasi setiap pengguna. Tetapi Instagram mengakui ada kekeliruan pada penghapusan foto Bella Hadid.

“Untuk melindungi privasi komunitas kami, kami tidak mengizinkan orang untuk mengirim informasi pribadi, seperti nomor paspor, di Instagram. Dalam hal ini nomor paspor dikaburkan, jadi konten ini seharusnya tidak dihapus. Kami telah memulihkan konten dan meminta maaf kepada Bella atas kesalahannya," katanya dikutip, Kamis, 9 Juli 2020.

Bella Hadid sempat meluapkan kekecewaannya pada Instagram setelah dia diberi notifikasi bahwa Instagram Story-nya sudah dihapus karena melanggar panduan atas gangguan atau bullying.

"Instagram menghapus kisah saya yang hanya mengatakan 'Baba saya dan tempat kelahirannya di Palestina' dengan foto paspor Amerika-nya," tulis supermodel itu di Instagram Story.

"@Instagram persisnya bagian mana dari diriku yang bangga dengan tempat kelahiran ayahku di Palestina adalah intimidasi, pelecehan?" sambungnya.

Model Victoria's Secret, yang merupakan keturunan Palestina dan Belanda itu pun mengatakan, “Apakah kita tidak diizinkan menjadi orang Palestina di Instagram? Bagi saya ini adalah penindasan."

Dalam unggahan terbarunya, Bella mengatakan kepada Instagram, apakah dirinya harus mengubah tempat kelahirannya untuk mengunggah foto di Instagram.

“Saya bangga menjadi orang Palestina. Semua orang harus mengunggah di mana ibu dan ayah mereka dilahirkan hari ini! Ingatkan mereka betapa bangganya Anda dari mana anda berasal !!!" tulisnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers