web analytics
  

PKL Kota Bandung Kembali Jualan, Satpol PP Gencarkan Penertiban

Kamis, 9 Juli 2020 12:17 WIB Nur Khansa Ranawati
Bandung Raya - Bandung, PKL Kota Bandung Kembali Jualan, Satpol PP Gencarkan Penertiban, Satpol PP Kota Bandung,PKL,PKL Kota Bandung,Berita Bandung,Pemkot Bandung

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Taspen Effendi (Ayobandung.com/Nur Khansa)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Di tengah masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), para pedagang kali lima (PKL) di Kota Bandung mulai kembali bermunculan. Beberapa lokasi seperti kawasan Dalem Kaum, Otista hingga Jalan Jakarta menjadi titik yang kerap dipadati para pedagang.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bandung Taspen Effendi mengatakan, saat ini sekitar 50% dari total jumlah PKL di Kota Bandung mulai kembali melapak. Adapun total jumlah PKL di Kota Bandung, ia mengatakan, berjumlah sekitar 24 ribu.

"Sekarang sudah kembali menggeliat, tapi harus tetap ditekan. Yang sudah berjualan sekitar 50% nya. Ada di Otista, Dalem Kaum, kemarin juga ada keluhan di terusan Jalan Jakarta," ungkapnya ketika ditemui di Balai Kota Bandung , Kamis (9/7/2020).

Ia mengatakan, pihaknya telah rutin melakukan penertiban sejak awal 2020. Penertiban semakin gencar dilakukan jelang masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Kami sudah laksanakan penertiban di Januari 39 kali , Februari 27 kali, dan Maret 60 kali. Jadi total hingga Maret sudah 126 kali," ungkapnya.

Selepas Maret hingga akhir Juni, seiring dengan pemberlakuan PSBB, ia mengatakan jumlah PKL sempat drop hingga 95%. Sehingga penertiban hanya dilakuakn secara insidental.

"PKL ini ya takut juga dengan wabah. Tapi selama itu tetap ada yang berjualan dengan alasan ekonomi," ungkapnya.

Taspen mengatakan, saat ini seiring dengan kembali maraknya kemunculan PKL di sejumlah titik, pihaknya akan berkoordinasi dengan aparat kewilayahan untuk melakukan penertiban berkala.

"Kami inginnya diskusi dulu bersama dengan aparat kewilayahan untuk melaksanakan penertiban dimana saja," ungkapnya. Ia menyebutkan, program penataan PKL yang lebih terstruktur akan dilaksanakan mulai 2021. 

Editor: Rizma Riyandi

artikel terkait

dewanpers