web analytics
  

Asyik! Warga Bekasi Bisa Naik Ojol Lagi Mulai Hari Ini

Kamis, 9 Juli 2020 10:19 WIB Firda Puri Agustine
Umum - Regional, Asyik! Warga Bekasi Bisa Naik Ojol Lagi Mulai Hari Ini, Bekasi Hari Ini,Berita Bekasi,Ojek Online (Ojol),Grab,Gojek

Ojek online sudah bisa beroperasi di Bekasi mulai hari ini. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BEKASI SELATAN, AYOBANDUNG.COM -- Warga Kota Bekasi bisa menggunakan layanan transportasi ojek online mulai hari ini, Kamis (9/7/2020).

Pemerintah Kota Bekasi sudah memberi izin kepada kedua operator tersebut untuk melayani penumpang dengan sejumlah persyaratan dan pemenuhan standar protokol kesehatan di era normal baru. 

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, pihaknya menyadari kebutuhan warga Bekasi dan mitra pengemudi ojek daring yang sempat terhambat gara-gara pandemi Covid-19.

"Hari ini saya meresmikan memperbolehkan Grab dan Gojek sebagai sarana transportasi untuk memudahkan warga beraktivitas," kata pria yang akrab disapa Pepen itu dalam sambutannya pada seremoni pembukaan kembali layanan penumpang Grab dan Gojek di Giant Mega Bekasi Hypermall, Kamis (9/7/2020).

"Saya melihat warga saya ini butuh sebuah kegiatan ekonomi untuk menunjang pendapatan ekonomi keluarganya.Jadi, kalau terus-menerus takut dengan virus lama-lama bisa terkapar. Yang penting bagaimana kita bisa produktif dan aman Covid-19," tuturnya. 

Ayobekasi.net (Ayo Media Network) mencoba membuka aplikasi Grab dan Gojek. Benar bahwa layanan untuk penumpang sudah bisa digunakan kembali sejak pagi ini. Salah seorang warga, Ayu, mengaku senang dengan pembukaan kembali fitur tersebut. 

"Alhamdulillah sudah bisa lagi, ya. Jadi kita enggak pusing lagi kalau mau berangkat kantor tinggal pesan," ujarnya. 

Dia pun mengaku sudah tidak terlalu khawatir menggunakan ojol lantaran para mitra pengemudi sudah dibekali alat-alat standar pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer.

"Nanti juga kan ada pembatasnya kan ya. Jadi, mudah-mudahan sih aman," kata Ayu. 

Sementara, salah seorag pengemudi ojol, Rahmat, mengaku bersemangat melakukan pekerjaannya karena sudah bisa membawa penumpang seperti sedia kala. 

"Iya (senang) karena mayoritas pendapatan ya dari penumpang. Kemarin enggak dibolehin ya, parah juga, enggak ada penghasilan," ujarnya.

Dia pun berharap masyarakat mau menggunakan lagi layanan ojek daring tanpa rasa khawatir karena standar kesehatan yang diberlakukan sangat ketat. 

"Enggak usah takut naik ojol. Kalau enggak pakai APD kita juga enggak bisa narik. Sebelum naik juga kita kasih hand sanitizer juga," kata dia.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers