web analytics
  

Penembakan Perampok dan Pembacok Sopir Truk di Rancaekek Hoaks!

Kamis, 9 Juli 2020 09:58 WIB Fichri Hakiim
Bandung Raya - Bandung, Penembakan Perampok dan Pembacok Sopir Truk di Rancaekek Hoaks!, Hoaks,Penembakan,Rancaekek,Sopir Truk

Tangkapan layar hoaks yang mengklaim terjadi penembakan di daerah Rancaekek, Kabupaten Bandung. (Instagram.com/humaspolda.jabar)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Sebuah video yang mengklaim aparat menembak mati pelaku perampokan dan pembacokan sopir truk dari jarak sangat dekat di daerah Rancaekek, Kabupaten Bandung, viral di media sosial.

Video tersebut, salah satunya, diunggah Facebook Info Viral, 6 Juli 2020 dengan narasi:

"Pelaku perampokan & pembacokan sopir truk di daerah Ranca ekek - bandung,

di tembak mati team Buser.

Semoga semua begal yang ada di Indonesia bisa di perlakukan seperti ini.

Agar tidak ada lagi begal berkeliaran."

Namun, saat ditelusuri Ayobandung.com, unggahan tersebut sudah dihapus.

Lantas, benarkah kejadian itu dilakukan buser dan terjadi di Rancaekek?

Berdasarkan hasil penelusuran yang dilakukan Humas Polda Jabar, kejadian itu bukan terjadi di Rancaekek melainkan di El Santuario, Kolombia.

Melansir primerooriente.com, pihak berwenang di kotamadya El Santuario membenarkan bahwa terjadi pembunuhan terhadap 2 warga negara Venezuela.

"Pada dini hari, 28 Januari (2020), 2 warga negara Venezuela ditembak (pada bagian kepala) di kotamadya El Santuario, di daerah Puente Centenario," kata Wali Kota El Santuario, Juan David Zuluaga.

Menurut keterangan yang diterima, setelah menembak korban beberapa kali, 2 pelaku melarikan diri ke daerah pedesaan di kotamadya tersebut.

Tayangan dari teleantioquia.co dengan judul "Dos venezolanos fueron asesinados en El Santuario" atau "Dua Warga Venezuela Terbunuh di El Santuario" pun membuktikan bahwa lokasi penembakan terjadi di El Santuario, bukan Rancaekek.

Dengan begitu, berdasarkan penjelasan di atas, konten tersebut adalah hoaks.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel terkait

dewanpers