web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Niat dan Keutamaan Puasa Arafah

Rabu, 8 Juli 2020 14:30 WIB

Ilustrasi (Shutterstock)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Bulan ini umat muslim akan menyambut hari raya Iduladha. Puasa Arafah merupakan salah satu puasa sunnah yang dianjurkan. Puasa sunnah Arafah jatuh setiap tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu bertepatan dengan jamaah haji yang sedang melakukan wuquf di Arafah. 

Namun, puasa Arafah dianjurkan bagi umat muslim yang tidak sedang menjalankan ibadah Haji saja. Mengutip dari laman NU Online, puasa Arafah memiliki keutamaan yang begitu besar. Para ulama mengkategorikan puasa Arafah kedalam puasa sunnah yang sangat dianjurkan atau disebut sunnah muakkad.

Di balik puasa Arafah ada keutamaan yang cukup besar yaitu dapat menghapuskan dosa dua tahun yang telah lalu dan dua tahun yang akan datang. Seperti sabda Rasulullah SAW dalam riwayat Muslim yang memiliki arti: "Puasa hari Arafah dapat menghapus dosa dua tahun yang telah lalu dan akan datang, dan puasa Asyura (tanggal 10 Muharram) menghapus dosa setahun yang lalu" (HR Muslim).

Seperti puasa di bulan ramadan, sebelum memulai puasa Arafah dianjurkan untuk mengucap niat puasa Arafah di malam harinya. Berikut niat Puasa Arafah beserta artinya:

Nawaitu Shauma Ghadin 'an ada'i sunnati Arafah lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat pasa sunnah Arafah esok hari karena Allah SWT"

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers