web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Galian Tanah Merah di Sukatani Purwakarta Rugikan Masyarakat

Rabu, 8 Juli 2020 13:13 WIB Dede Nurhasanudin

Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika saat mendatangi galian tanah merah. (Ayopurwakarta.com/Dede)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengajak kepada masyarakat Desa Sukajaya Kecamatan Sukatani untuk bersama-sama menjaga alam dan lingkungan tetap hijau dan asri.

Ajakan bupati kepada masyarakat bukan tanpa alasan. Pasalnya di wilayah tersebut terdapat galian tanah merah yang dianggap merugikan masyarakat.

"Yang lewat jalur arteri ini tidak hanya warga Sukatani, melainkan warga di kecamatan lain seperti Darangdan, Plered, Maniis dan Tegalwaru juga merasakan kemacetan di jalur ini. Saya lebih setuju tanah itu digarap oleh masyarakat yang kemudian menghasilkan sumber pertanian yang melimpah," kata dia dihadapan warga dalam acara pembagikan sembako di Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Purwakarta, Rabu (8/7/2020).

Anne mengaku telah memanggil pihak perusahaan galian tanah dan menyarankan untuk menempuh izin sebelum beroperasi.

"Hasil koordinasi kemarin mereka sepakat akan menempuh izin terlebih dahulu," ujar Anne.

Setelah membagikan sembako, Anne juga mendatangi galian tanah merah untuk memastikan tidak ada aktivitas tambang.

"Kami akan mempersempit akses keluar masuk truk dengan terpaksa mematok akses jalan di sekitar tambang, agar mereka tidak beroperasi terlebih dahulu sebelum izinnya keluar," ujar Anne.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers