web analytics
  

Pemkot Bandung Akan Adakan Pos Pemeriksaan PSBB Lagi?

Rabu, 8 Juli 2020 11:30 WIB

[Ilustrasi] Petugas memeriksa kendaraan yang hendak memasuki wilayah Kota Bandung di cek point perbatasan Kota Bandung-Cimahi saat pemberlakuan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB), Rabu (23/4/2020). (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung berencana mengadakan kembali titik (posko) pemeriksaan atau check point di sejumlah tempat seperti yang terjadi saat masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan, nantinya titik pemeriksaan itu akan tersebar di sejumlah wilayah yang berpotensi terjadinya kerumunan.

"Ya, (check point) untuk imbauan kepada masyarakat, bukan seperti kondisi dulu (saat PSBB). Tempatnya tersebar di tempat yang potensial terjadi kerumunan. Pokoknya kita harus mencegah kerumunan," kata Ema, di Bandung, Selasa (7/7/2020).

Menurutnya meski saat ini sudah memasuki fase adaptasi kebiasaan baru (AKB), masyarakat tetap diminta berwaspada menghadapi Covid-19 ini.

Apabila masyarakat lengah dan berleha-leha ketika berbagai pelonggaran diterapkan di Kota Bandung yang dinyatakan zona biru, menurutnya akan berpotensi kembali meningkatkan penyebaran Covid-19 dan bisa mengarah ke zona merah.

"Justru kita harus lebih meningkatkan kesadaran dengan pengawasan dan pengendalian, karena kita itu tidak ingin balik lagi kanan ke arah kuning atau merah, jadi tutup lagi semua kegiatan ekonomi, kita tidak ingin seperti itu," kata dia.

Saat ini, pihaknya bakal berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan serta Satuan Polisi Pamong Praja terkait wacana tersebut. Sehingga petugas yang bekerja di lapangan, nantinya berkoordinasi secara terpusat di titik pemeriksaan itu.

"Tapi kalau mengandalkan aparat, ya, terbatas, daya fisik juga terbatas. Sekarang ini harus diperkuat juga dengan komunitas, semua harus saling menguatkan, kaya multi level, mulut ke mulut, oleh keluarga, kawan, jadi jangan selalu diingatkan oleh aparat," kata Ema.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers