web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Bisakah Bahan Kalung Antivirus Eucalyptus Dikonsumsi?

Rabu, 8 Juli 2020 10:01 WIB M. Naufal Hafizh

[Ilustrasi] Eucalyptus. (Pixabay)

Eucalyptus atau daun kayu putih sangat aman dikonsumsi dalam jumlah sedikit.

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kementerian Pertanian Indonesia berinisiatif membuat kalung antivirus yang berbahan dasar eucalyptus atau pohon minyak kayu putih. Bahan alami itu dipercaya bisa membunuh virus corona Covid-19 hingga 80%.

Rencananya, Kementan akan memulai produksi kalung antivirus dari aucalyptus itu pada Agustus 2020.

Eucalyptus sebagai bahan dasar kalung antivirus pun memiliki sejumlah manfaat kesehatan, termasuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengatasi pilek.

Namun, eucalyptus tetap memberi efek samping dan pantang bagi orang dengan kondisi tertentu. Karena itu, Anda perlu memahami kegunaan dan risiko eucalyptus.

Pada umumnya dilansir dari WebMD, eucalyptus atau daun kayu putih sangat aman dikonsumsi dalam jumlah sedikit di makanan. Tapi, tidak ada informasi yang cukup untuk mengetahui suplemen dengan kandungan eucalyptus aman dikonsumsi atau tidak.

Eucalyptol adalah bahan kimia dalam minyak kayu putih yang mungkin aman bila diminum sampai 12 minggu.

Minyak eucalyptus mungkin tidak aman bila dioleskan langsung ke kulit tanpa diberi campuran, bahkan penggunaannya bisa menyebabkan masalah serius dengan sistem saraf.

Begitu pula ketika Anda minum minyak eucalyptus secara langsung atau murni, tanpa diencerkan atau diberi campuran. Langkah itu bisa berakibat fatal.

Adapun tanda-tanda keracunan eucalyptus di antaranya sakit perut, rasa terbakar, pusing, kelemahan otot, pupil mata kecil, dan lemas. Bahkan minyak eucalyptus bisa menyebabkan mual, muntah dan diare.

Sementara itu, eucalyptus juga berbahaya bagi orang dalam kondisi tertentu, seperti wanita hamil dan menyusui, anak-anak, alergenitas silang dan diabetes.

Sumber: Himedik.com
Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers