web analytics
  

Negosiasikan Gaji dan Kontrak, Persib Ikuti Aturan PSSI

Selasa, 7 Juli 2020 16:26 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar  (Ayobandung.com/Eneng Reni)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung menggelar pertemuan untuk membahas mengenai gaji dan kontrak para pemain. Jelang lanjutan Liga 1 2020, PSSI menerbitkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Dalam SK terbaru tersebut, federasi menetapkan negosiasi gaji di kisaran 50% untuk Liga 1 dan 60% untuk Liga 2. Penerapan gaji 50% tersebut akan berlaku satu bulan jelang kompetisi musim ini bergulir. 

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar membenarkan hal itu. Umuh menyampaikan, pertemuan ini untuk memberikan pemahaman kepada seluruh awak tim Maung Bandung mengenai negosiasi kontrak dan gaji selama masa pandemi Covid-19.

Dari segi manajemen klub, Umuh juga menyampaikan, Persib harus mematuhi aturan dan keputusan yang telah dikeluarkan induk organisasi sepak bola Tanah Air itu.

"Semua sudah jelas dan semua menerima. Kita mengikuti aturan PSSI. Kita juga kalau melanggar atau keluar dari kebijakan-kebijakan lain nanti kan gak enak sama klub lain, kok persib ambil langkah seperti itu," kata Umuh di Graha Persib, Selasa (7/7/2020).

Umuh mengungkapkan, manajemen tidak bisa berbuat banyak untuk negoisasi kontrak kali ini. Pihaknya pun memilih mengambil langkah yang sesuai dengan aturan yang ditetapkan PSSI. Beruntung, keputusan diterima tim dengan baik.

"Makanya kita ambil langkah apapun harus lapor ke PSSI. Tapi kita dari manajemen sudah ambil sesuai dengan aturan dari PSSI. Apapun keputusan, pemain menerima dan kalau dikatakan di antara klub yang paling beruntung (pemain) Persib karena gajinya, penyesuaiannya juga diutamakan. Gaji juga gak telat," ujarnya.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers