web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Tahapan Pemberian MPASI Sesuai Usia Anak

Rabu, 8 Juli 2020 01:49 WIB

Ilustrasi (Pixabay)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Makanan pendamping Air Susu Ibu (MPASI) mulai diberikan sejak usia enam bulan. Berikut adalah rekomendasi pemberian MPASI dari dokter anak dr Ariani D Widodo SpA(K) dari acara diskusi kesehatan dalam rangka HUT Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ke-66 akhir Juni lalu.

Usia 6 sampai 8 bulan
Saat mendapatkan MPASI untuk pertama kalinya, anak perlu makanan yang dihaluskan atau bubur. Teksturnya sangat halus.

Jumlah energi harian yang dibutuhkan 200 kkal. Frekuensi pemberian MPASI dua sampai tiga kali, tergantung nafsu makan anak. Camilan bisa diberikan satu sampai dua kali.

Untuk memulai pemberian MPASI, coba satu sampai dua kali sebanyak dua sampai tiga sendok makan dulu. Seiring waktu pemberian MPASI ditingkatkan sampai dengan target sekitar 125 ml sekali pemberian.

Usia 9 sampai 11 bulan
Ketika sudah berusia 9 sampai 11 bulan, energi yang dibutuhkan anak bertambah menjadi 300 kkal. Di usia ini, MPASI bisa ditingkatkan teskturnya menjadi lebih kasar. Berikan makanan yang dicincang atau dihaluskan.

Selain itu, anak sudah bisa memegang makanan dengan ibu jari dan telunjuk, sehingga bisa diberikan finger food atau makanan yang dipegang. Sejak usia delapan bulan sebenarnya sudah bisa diberikan.

Di usia ini, berikan MPASI tiga sampai empat kali per hari, tergantung nafsu makan anak. Camilan dapat diberikan satu sampai dua kali. Berikan setengah mangkok atau gelas ukuran 250 ml.

Usia 1 hingga 2 tahun
Anak usia ini membutuhkan 500 kkal. Usia ini anak sudah bisa mulai makan makanan keluarga. Namun, terkadang beberapa lauknya masih butuh dicincang dan dihaluskan dengan nasi biasa atau nasi yang sedikit pipih.

Frekuensi makannya tiga sampai empat kali per hari, tergantung nafsu makan anak. Camilan dapat diberikan satu sampai dua kali. Berikan setengah hingga satu mangkok atau gelas ukuran 250 ml.

Jadwal makan untuk anak dibuat teratur, tiga kali makan, dua kali snack. Maksimal waktu makan 30 menit.

“Jangan biarkan anak berada di depan makanan dan makan lebih dari 30 menit, karena sebetulnya lebih dari 30 menit, konsentrasi atau perhatian anak sudah terganggu atau berhenti. Rentang perhatian mereka sekitar 30 menit,” jelas Ariani.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Rizma Riyandi

artikel lainnya

dewanpers