web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Pasar Cimindi Cimahi Sepi Pembeli

Selasa, 7 Juli 2020 22:04 WIB Tri Junari

Penyemprotan disinfektan di Pasar Cimindi, Cimahi. (Irfan Al-Faritsi)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Ditemukannya pasien positif Coronavirus Disease (Covid-19) di Pasar Stasiun Cimindi, Kota Bandung, berdampak pada penurunan pengunjung di Pasar tradisional Cimindi Kota Cimahi.

Sejumlah pedagang di Pasar Cimindi Kota Cimahi mengaku kehilangan pembeli, setelah diketahui ada empat orang pasien positif covid-19 di Pasar Stasiun Cimindi, Kecamatan Andir Kota Bandung.

Koordinator Pengelola Pasar Cimindi Kota Cimahi, Yadi Supriadi, pengurus pasar Cimindi Kota Cimahi, mengatakan banyak masyarakat Cimahi yang salah pengertian dengan informasi yang beredar di media massa.

"Kenyataan di lapangan itu, yang positif Covid-19 ada di pasar Stasiun Cimindi dan pasar batas kota, bukan pasar Cimindi Kota Cimahi," tegas Yadi saat ditemui di kantor Pasar Cimindi, Jalan Mahar Martanegara, Kota Cimahi.

Kata Yadi, sejauh ini di pasar Cimindi Kota Cimahi, hingga saat ini tidak ada yang terpapar virus corona. Sehingga, aman untuk melakukan aktifitas belanja.

"Kami disini memenerapkan protokol kesehatan. Bahkan setiap pengunjung yang datang selalu di cek suhu tubuhnya," tuturnya.

Sebelumnya, Kasi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), Kecamatan Andir Imam Budiana mengatakan, kasus ini ditemukan setelah dilakukan rapid test di Pasar Stasiun Cimindi dan Pasar Batas Kota pada 17 dan 19 Juni 2020. Kemudian, dilanjutkan dengan swab test setelah diketahui ada pedagang yang reaktif.

Dari hasil swab test, diketahui di Pasar Stasiun Cimindi ada empat orang positif Covid-19.

"Dua orang dikembalikan ke Kota Cimahi, satu orang dirujuk ke BPSDM dan satu orang dikarantina mandiri. Sedangkan untuk pasar Batas Kota, terkonfirmasi dua orang positif Covid-19," ujar Imam Budiana.

"Dari kedua orang itu, ada yang dikarantina mandiri, ada juga yang dikembalikan ke Puskesmas Cijerah," tambahnya.

Sebagai tindak lanjut atas temuan kasus tersebut, kata Imam, kedua pasar tersebut ditutup selama dua hari mulai. Senin (6/7/2020) hingga Rabu (8/7/2020) untuk dilakukan sterilisasi penyemprotan dengan desinfektan.

Selain menutup dua pasar tersebut, selama tiga hari akan dilakukan traching terhadap lingkungan ke lima orang yang terkonfirmasi positif Covid-19.

"Tracking dilakukan oleh tenaga kesehatan dari Puskesmas Garuda, untuk mengetahui jika ada orang-orang sekitar yang juga terpapar," jelasnya.

Saat ini, kelima orang yang positif itu sudah dilakukan isolasi mandiri, sebagian ada yang diisolasi di BPSDM Kota Cimahi.
 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers