web analytics
  

Gaji Dipotong 50%, Ini Reaksi Bek Persib

Selasa, 7 Juli 2020 18:32 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil
Persib - Maung Bandung, Gaji Dipotong 50%, Ini Reaksi Bek Persib, Bek Persib Bandung Ardi Idrus,Gaji Pemain Persib Dipotong 50%

Bek Persib Bandung Ardi Idrus (Eneng Reni)

CICENDO, AYOBANDUNG.COM -- Persib Bandung menggelar pertemuan di Graha Persib, Selasa (7/7/2020). Pertemuan yang dihadiri pemain, pelatih, dan jajaran manajemen ini membahas nasib tim jelang lanjutan Liga 1 2020. 

Bek Persib Bandung, Ardi Idrus mengakui pertemuan kali ini salah satunya membahas jadwal hingga adaptasi kebiasaan baru (AKB) dalam latihan tim.

"Ya kita sekarang datang untuk berkumpul lagi  ngobrol masalah atur jadwal latihan kembali," kata Ardi di Graha Persib, Selasa (7/7/2020).

Bek bernomor punggung 3 itu juga mengakui, dalam pertemuan tersebut skuat Maung Bandung dan manajemen berdiskusi terkait penyesuaian gaji dan kontrak para pemain.

Jelang lanjutan Liga 1 2020, PSSI menerbitkan Surat Keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi Dalam Keadaan Luar Biasa Tahun 2020.

Dalam SK terbaru tersebut, federasi menetapkan negosiasi gaji di kisaran 50% untuk para pemain yang berkompetisi di Liga 1. Penerapan gaji 50% itu pun akan berlaku satu bulan jelang kompetisi musim ini bergulir. 

"Kalau itu juga gaji kita nunggu juga dan sudah ada (ketetapan) dari PSSI ya 50%," ungkap Ardi.

Penangguhan kompetisi memang menimbulkan permasalahan tersendiri bagi tim peserta kompetisi. Mayoritas klub tak terkecuali Persib harus melakukan penyesuaian kontrak hingga gaji pemain akibat pandemi Covid-19. Saat disinggung apakah dirinya keberatan dengan pemotongan gaji 50%, Bek kelahiran Ternate itu hanya tersenyum.

Ardi memahami pandemi virus corona telah membuat situasi serbasulit bagi semua pihak tak terkecuali bagi klub. Dia menyadari saat Liga kembali bergulir, klub akan kehilangan salah satu pendapatan terbesarnya yakni penjualan tiket. 

"Ya itu sudah keputusan dan kesepakatan dari PSSI 50%. Tapi ya udah kalau keputusannya kayak gitu. Kalau misalkan tanpa penonton ya kita mikirnya ke klub juga karena ada plus-minusnya," ujarnya.
 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers