web analytics
  

Polres Purwakarta Bekuk Pelaku Penipuan Berkedok Benda Pusaka

Selasa, 7 Juli 2020 14:59 WIB Dede Nurhasanudin

Ilustrasi (Pixabay)

PURWAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Polsek Darangdan Polres Purwakarta meringkus seorang pelaku berinisial IK (33) warga Kabupaten Bandung atas kasus dugaan penipuan terhadap Warya, warga Kampung Gunung Hejo, Desa Gunung Hejo, Kecamatan Darangdan, Kabupaten Purwakarta.

Kapolsek Darangdan AKP Subagyo mengatakan, tindak penipuan ini terjadi pada Jumat 29 Mei 2020 lalu. Korban tiba-tiba didatangi pelaku bersama tiga temannya, kemudian pelaku berinisial IK ini pergi ke belakang warung yang terdapat kolam ikan.

Setelah berdiam di kolam tersebut pelaku pergi ke pohon besar yang ada di sekitar lokasi, lalu pelaku memberitahukan bahwa di pohon besar tersebut terdapat benda pusaka.

"Pelaku meminjam golok milik korban lalu golok tersebut dipergunakan untuk menebang pohon pisang," kata Kapolsek, Selasa (7/7/2020).

Setelah itu, lanjut Kapolsek pelaku mengambil sarung kemudian mengkibar-kibarkan, tiba -tiba dua buah guci kuningan kecil keluar dari sarung tersebut. Lalu pelaku menghampiri pohon karet dan mengambil dua guci kuningan kecil itu.

"Korban sempat percaya terhadap pelaku," ujar dia.

Berselang satu minggu pelaku datang kembali dengan membawa barang yang di bungkus sarung di dalam ember dengan syarat tidak boleh di buka sebelum waktunya. Lalu pelaku meminta uang sebesar Rp10 juta namun korban menolaknya karena tidak memiliki uang sebesar itu.

"Pelaku memberikan solusi jika bisa dibayar Rp8 juta saja, dan korbanpun memberikan uang Rp2.300.000 dan kekurangannya bisa dibayar nanti," ujar Kapolsek.

Setelah itu, pada 5 Juli 2020 korban kemudian membuka ember yang telah diserahkan pelaku sebelumnya. Namun korban kaget karena yang ada di dalam ember tersebut satu batu asahan dan sebuah botol deodoran yang dibungkus sarung.

"Korban merasa ditipu kemudian melaporkan kejadian ini kepada kami. Atas kejadian ini korban mengalami kerugian Rp2.300.000," kata Kapolsek.

Editor: Rizma Riyandi
dewanpers