web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Data Pribadi Denny Siregar Bocor, Pengamat Bilang Ini

Selasa, 7 Juli 2020 11:37 WIB

[Ilustrasi] Kebocoran data. (Pixabay/Gerd Altmann)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kebocoran data milik pegiat sosial media, Denny Siregar, menyedot perhatian banyak pihak, salah satunya pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya.

"Data kelihatannya valid milik operator. Tetapi sumber kebocorannya yang perlu dianalisa," kata Alfons seperti diberitakan Suara.com, Selasa (7/7/2020).

Menurut Alfons, Telkomsel tidak akan sengaja membocorkan data pribadi pelanggannya. Kemungkinan, ada pihak yang meretas sistem keamanan Telkomsel sehingga data pribadi Denny Siregar terpampang di dark web.

"Logikanya operator tidak akan sebodoh itu memberikan data yang sangat penting dan kritikal milik pelanggannya. Sumber kebocoran bisa beragam. Kemungkinan cukup besar adalah API di mana sistem operator membolehkan aplikasi pihak ketiga mengakses database dan ini dieksploitasi untuk mengektrak data yang diincar," katanya.

Dalam situasi seperti, lanjut Alfons, pemerintah perlu mengambil langkah-langkah nyata untuk melindungi masyarakat, misalnya dengan menegakkan Undang-undang Perlindungan Data Pribadi (PDP).

"UU PDP memang sangat dibutuhkan dan kita perlu dasar hukum yang kuat sehubungan dgn pengamanan data dan banyaknya eksploitasi," kata Alfons.

Sementara bagi pihak ketiga, dalam hal ini perusahaan pengelola data, diharapkan untuk selalu memperbarui sistem keamanan.

"Sebaiknya pengelola data perlu menerapkan enkripsi ketat dan kalau aplikasi pihak ketiga mengakses tidak mendapatkan data dalam bentuk mentah tetapi terenkripsi dan hanya mendapatkan konfirmasi apakah data valid atau tidak saja," tuturnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers