web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Gempa Manitudo 6,1 di Laut Jawa Tak Berpotensi Tsunami

Selasa, 7 Juli 2020 09:21 WIB M. Naufal Hafizh

Gempa jepara. (Twitter/@InfoBMKG)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM – Gempa tektonik bermagnitudo 6,1 mengguncang wilayah Laut Jawa, Selasa (7/7/2020), pukul 05.54.44 WIB. Namun, berdasarkan analisis BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Episenter gempa bumi, menurut laporan BMKG, terletak pada koordinat 5,77 LS dan 110,64 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 85 km arah Utara Mlonggo, Jepara, Jawa Tengah, pada kedalaman 539 km.

Menurut Kepala Pusat Gempa bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono, melihat lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dalam akibat adanya deformasi atau penyesaran pada lempeng yang tersubduksi di bawah Laut Jawa.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan turun (Normal Fault),” katanya, dalam keterangan resmi, Selasa (7/7/2020).

Dia mengatakan, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Karangkates, Nganjuk, Yogyakarta, Purworejo, Kuta dan Mataram  III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Selain itu, gempa dirasakan pula di Denpasar, Malang, Lumajang, Tulungagung, Blitar, Ponorogo, Pacitan, Surabaya, Wonogiri, dan Kebumen II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

Kemudian, gempa terasa di Banjarnegara, Pangandaran, Karangasem, Lombok Barat, Garut, Boyolali, Krui, Sekincau, Semaka, Pekalongan, Banyumas, wonosobo, Magelang, Purbalingga dan Gianyar II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hingga saat ini, kata Rahmat Triyono, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Kemudian, hingga pukul 06.50 WIB, BMKG tidak menemukan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers