web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Ribuan Linmas di Cimahi Dapat Insentif Covid-19

Senin, 6 Juli 2020 22:56 WIB Tri Junari

Linmas (Istimewa)

CIMAHI, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Cimahi menyerahkan insentif kepada 1.811 anggota Linmas Jaga Kampung, yang turut bertugas menjaga lingkungan sekitar selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Cimahi.

Pemberian insentif secara simbolis diserahkan Wali Kota Cimahi, Ajay Muhamamad Priatna sebagai bentuk apresiasi terhadap peran Linmas menjaga lingkungan selama pandemi Covid-19 di halaman Cimahi Technopark, Senin (6/7/2020). 

Ajay menyatakan, selama pandemi, mereka bertugas menjaga jalan masuk yang ditutup selama pandemi, mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, seperti selalu menggunakan masker dan membubarkan masyarakat yang berkerumun.

“Kami mengapresiasi tugas anggota Linmas dalam menjaga lembur selama pandemi ini. Tugas mereka kan berat, menjaga kampung sekitar,” ucapnya.

Dalam penanganan Covid-19, lanjut Ajay, akan terus melakukan tracing dengan melaksanakan rapid test dan swab test di berbagai tepat, mulai di pasar-pasar tradisional, pasar modern, pabrik-pabrik dan lokasi yang terdapat kemurumunan.

“Apabila hasil test menunjukkan hasil positif maka warga tersebut akan langsung dijemput dan dilakukan perwatan. Selain itu akan langsung melakukan tracing pada kontak erat pasien,” jelasnya.

Menyikapi kondisi Kota Cimahi yang sempat berzona biru lalu kembali berzona kuning, Ajay mengatakan, hal itu karena tidak adanya kedisiplinan masyarakat dalam mentaati protokol kesehatan.

“Melaksanakan adaptasi kebiasaan baru bukan berarti pandemi ini sudah berkahir. Akan tetapi protokol kesehatan harus selalu diterapkan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Kepala Dinas Satpol PPDan Damkar, Kota Cimahi, Totong Solehudin menyebutkan, insentif yang diberikan untuk masing-masing anggota Linmas sebesar Rp300 ribu. Penyerahan sendiri akan dilakukan secara bertahap di masing-masing kecamatan.

“Untuk hari ini, insentif diberikan bagi anggota Linmas Kecamatan Cimahi Selatan sebanyak 681 orang. Selanjutnya, Kecamatan Cimahi Utara sebanyak 514 orang dan hari berikutnya di Kecamatan Cimahi Tengah sebanyak 616 orang,” tuturnya.

Selama pandemi Covid-19, para anggota Linmas bekerja 24 jam secara bergiliran. Mereka berjaga di pintu masuk menuju pemukiman penduduk, termasuk menjaga warga luar yang datang ke Kota Cimahi.

“Pada prinsipnya tamu tidak dilarang, hanya harus mengikuti prosedur protokol kesehatan. Tamu yang datang ke pemukiman yang mereka jaga jangan sampai menyebarkan penyakit di Kota Cimahi, terutama yang datang dari zona merah,” tambah Totong.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers