web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Pemprov Jabar Gaet 1.000 UMKM Produksi 10 Juta Masker

Senin, 6 Juli 2020 22:49 WIB Nur Khansa Ranawati

Masker Kain. (Unsplash.com)

BANDUNG WETAN, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Jabar akan menggandeng para pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) guna memproduksi 10 juta masker untuk masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk membantu UMKM terdampak Covid-19 agar tetap menggeliat.

Kepala Dinas KUK Jabar Kusmana Hartadji mengatakan saat ini banyak pelaku UMKM di Jabar terutama bidang fesyen yang bisnisnya terpukul akibat pandemi. Nantinya, program ini akan mampu melibatkan 800 hingga 1.000 UMKM se-Jabar.

"Kami ditugasi untuk menyerap produk-produk UMKM. Untuk tahap pertama ini kita punya target untuk 10 juta masker produksi UMKM diserap oleh Pemprov Jabar," ungkapnya di Gedung Sate Bandung, Senin (6/7/2020).

Ia mengatakan, setiap satu UMKM yang terlibat diharapkan dapat mengerjakan hingga 10 ribu masker. Bila satu masker dihargai Rp5.000, maka minimal satu UMKM dapat menerima order mencapai Rp50 juta.

"Ini cukup menguntungkan. Minimal tukang jahit ada pemasukan, tenaga kerja tertolong, produksi bangkit, dan dia minimal ada keuntungan buat mereka untuk bangkit karena selama ini memang terhambat," ungkapnya. Ia menyebutkan, belanja penyerapan masker tersebut akan dibiayai oleh APBD Jabar.

Berdasarkan data yang dihimpun, Kusmana mengatakan sejak awal 2020, setidaknya terdapat 37.199 UKM di Jawa Barat yang terdampak pandemi. Hal ini lebih parah dibandingkan dengan krisis moneter pada 1998.

"Kita ketahui UMKM kita cukup tangguh untuk menghadapi krisis tapi sekarang cukup terdampak," ungkapnya.

Dari angka tersebut, ia mengatakan, terdapat hingga 40% UKM yang berhenti beroperasi secara total. Meskipun terdapat pula sekitar 3% UMKM yang meningkat.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers