web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Waduh! Lion Air Kurangi Karyawan Hingga 2600 Orang

Senin, 6 Juli 2020 20:31 WIB Firda Puri Agustine

Pesawat Lion Air (lionair.co.id)

JAKARTA, AYOBEKASI.NET -- Lion Air Group mengumumkan pengurangan 2600 tenaga kerja Indonesia dan asing (ekspatriat) sebagai imbas pandemi Covid-19.

Corporate Communications Strategic Lion Air group Danang Mandala Prihantoro menjelaskan bahwa pengurangan bukan melalui skema Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

“Mengenai hal ini bukan PHK. Jadi, pengurangan tenaga kerja berdasarkan masa kontrak kerja berakhir dan tidak diperpanjang yaitu kurang lebih 2600 orang dari total karyawan kurang lebih 29.000,” kata Danang saat dihubungi Ayobekasi.net, Senin (6/7/2020).

Dia tidak menampik bahwa Lion Air Group sedang berada di masa sulit atas kondisi terbentuk dari akibat Covid-19 yang memberikan dampak luar biasa pada situasi penuh ketidakpastian.

Keputusan berat tersebut diambil dengan tujuan utama sebagai strategi mempertahankan kelangsungan bisnis dan perusahaan tetap terjaga, merampingkan operasi perusahaan, mengurangi pengeluaran dan merestrukturisasi organisasi di tengah kondisi operasional penerbangan yang belum kembali normal.

Sejak mulai beroperasi kembali yang dijalankan secara bertahap, Lion Air Group rata-rata mengoperasikan 10-15% dari kapasitas normal sebelumnya yakni rerata 1.400 - 1.600 penerbangan per hari.

Lion Air Group melakukan pembicaraan bersama mitra-mitra usaha serta melakukan pemotongan penghasilan seluruh manajemen dan karyawan dengan nilai prosentase bervariasi, semakin besar penghasilan semakin besar nilai nominal potongannya,” ujar Danang.

Kebijakan-kebijakan tersebut telah mulai dilaksanakan dan diterapkan tahun ini pada Maret, April, Mei, Juni sampai waktu yang belum ditentukan.

Manajemen mengklaim apabila di waktu mendatang kondisi perusahaan kembali pulih dan lebih baik secara bisnis, operasional serta pendapatan, maka karyawan yang tidak diperpanjang kontrak kerja ini akan diprioritaskan untuk memiliki kesempatan kembali bekerja di Lion Air Group.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers