web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Dwayne Johnson Jadi Influencer Instagram Termahal

Senin, 6 Juli 2020 19:23 WIB

Dwayne Johnson (everettcollection.com)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Aktor Dwayne "The Rock" Johnson mulai menggeser sosialita asal Amerika Serikat (AS), Kylie Jenner,  sebagai selebriti dengan bayaran tertinggi di Instagram. Menurut Instagram, aktor berusia 48 tahun itu membebankan pengiklan sekitar 1 juta dolar AS untuk sebuah unggahan sponsor.

Dilansir di laman Fox News, Senin (6/7/2020), angka itu telah melebihi beban biaya iklan yang dibebankan oleh Jenner selama dia beriklan. BBC mencatat pada tahun lalu, Jenner menghasilkan sekitar 1,2 juta dolar AS pada unggahan yang disponsori. Tahun ini, harga unggahannya berubah menjadi 986 ribu dolar AS yang menempatkannya ke posisi ke dua setelah Johnson.

Dari sisi jumlah pengikut, Johnson dan Jenner pun terpaut tipis. Johnson memiliki 189 juta pengikut, sementara Jenner memiliki 183 juta.

Perusahaan media sosial itu mulai menerbitkan daftar bintang dengan penghasilan tertinggi pada 2017 setelah berbicara dengan para selebriti instagram yang dikenal sebagai influencer. Hal itu ditujukan untuk menentukan berapa besar mereka dibayar.

Instagram juga berbicara dengan pengiklan untuk memperkirakan berapa banyak yang dapat ditagih untuk sebuah unggahan berbayar. Namun, sayangnya, banyak influencer yang tak memberikan jumlah yang tepat karena menjadi rahasia antara pemasar dan influencer sendiri.

Selain Johnson dan Jenner, pemain sepak bola profesional Cristiano Ronaldo juga menjadi artis influencer yang masuk dalam daftar. Pada tahun ini, dia membebankan biaya sekitar 889.000 dolar AS per unggahan.

Sementara, saudara perempuan Jenner, Kim Kardashian, pun masuk dalam daftar influencer biaya tertinggi senilai 858.000 dolar AS. Penyanyi Ariana Grande pun menempati posisi lima besar, dengan bayaran sekitar 853.000 dolar AS.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers