web analytics
  

Akhir 2020, Sedan Mewah Lincoln Continental Tak Lagi Diproduksi?

Senin, 6 Juli 2020 06:30 WIB

Ford akan akhiri produksi Lincoln Continental pada akhir tahun ini. (Wikipedia)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ford Motor Co berencana mengakhiri produksi sedan mewah Lincoln Continental di Amerika Serikat pada akhir 2020.

Model terbaru dari Ford akan ditawarkan ke pasar Cina sebelum sedan tersebut tak lagi diproduksi.

"Lincoln Continental akan berakhir untuk Cina dan AS pada akhir tahun ini," kata Angie Kozleski, juru bicara Lincoln, dikutip dari USA Today, Minggu (5/7/2020).

Model 2021 dari Lincoln Continental, yang dibangun di pabrik perakitan Ford di Flat Rock, Michigan, akan tersedia untuk pembelian di Cina saja. Perusahaan mengeluarkan pernyataan, Lincoln berinvestasi di segmen pertumbuhan dan merek yang akan menampilkan portofolio penuh untuk SUV, termasuk kendaraan listrik masa depan.

"Lincoln akan terus menjaga SUV terbarunya tetap segar dan kami akan memiliki lebih banyak berita untuk dibagikan akhir tahun ini, namun, karena segmen sedan premium ukuran penuh terus menurun di AS, kami berencana untuk mengakhiri produksi Lincoln Continental pada akhir tahun ini," katanya.

Segmen sedan premium besar telah menurun selama 5 tahun terakhir, kata Kozleski. Di Cina pun, meskipun angkanya menurun, dinilai tidak menurun dengan kecepatan yang sama dengan pasar AS. Ford mengatakan, konsumen di AS dan Cina menanti SUV Lincoln baru seperti Corsair, Aviator, dan Navigator.

"Kami berharap dapat membangun portofolio SUV kami yang kuat," kata Kozleski.

Sedan Continental mencerminkan waktu dalam sejarah. Lincoln Continental tahun 1961 memperkenalkan desain baru ke Amerika yang mengubah merek mewah yang gagal menjadi mobil sedan yang banyak diminati para pemimpin dunia, raja industri dan elit Hollywood.

Presiden John F Kennedy mengendarai mobil melintasi Dallas dengan mobil Lincoln Continental biru tua. Itu adalah kaitan erat sejarah Amerika dan budaya pop yang menginspirasi kekaguman dari konsumen di Cina. Namun selera konsumen AS telah berubah ke segmen mobil SUV dan pickup.

"Lincoln telah membangun portofolio SUV yang solid. Tidak perlu Continental," kata Michelle Krebs, analis eksekutif di Cox Automotive.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers