web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Banyak Pikiran Bisa Bikin Sakit Fisik?

Senin, 6 Juli 2020 03:44 WIB M. Naufal Hafizh

[Ilustrasi] Stres. (Pixabay)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Terlalu banyak berpikir, secara medis, termasuk gangguan psikosomatis.

 Psikosomatis merupakan penyakit yang melibatkan pikiran dan tubuh. Bermula dari adanya gangguan pikiran hingga pikiran tersebut memengaruhi tubuh dan akhirnya penyakit muncul.

Secara psikologis, psikomatis merupakan penyakit fungsional yang menyebabkan rasa sakit dan masalah pada fungsi tubuh. Meski demikian, tidak ditemukan kelainan baik dalam pemeriksaan seperti tes darah, rontgen, atau fisik.

Lalu bagaimana cara kerja gangguan ini?

Ketika merasa cemas atau takut, jantung berdebar, denyut jantung menjadi cepat, hingga merasa mual dan ingin muntah. Tak jarang penderita juga akan merasakan sakit kepala, dada, gemetar hingga berkeringat.

Gejala fisik tersebut terjadi karena aktivitas impuls saraf dari otak ke berbagai bagian tubuh meningkat. Sebab lainnya, yaitu adanya pelepasan epinefrin ke dalam aliran darah.

Sebagai contoh nyata bagaimana gangguan psikosomatis ini memengaruhi kondisi fisik yaitu bisa dilihat dari penyakit hipertensi, diabetes, dan tukak lambung.

Penyakit itu akan menjadi semakin parah bila penderita mengalami stres. Meski begitu, hal ini tidak bisa dimasukkan dalam gangguan psikosomatis. Pasalnya penyakit fisik yang diderita bisa dideteksi dokter dan terlihat secara nyata ketika dilakukan pemeriksaan.

Pada dasarnya memang susah mengenali gangguan pikiran ini. Beberapa cara penanganan yang bisa dilakukan di antaranya dengan teknik pengalihan, psikoterapi, hipnoterapi, dan fisioterapi.

Yang jelas, jika kamu atau orang terdekat mengalami gangguan psikosomatis, sebaiknya segera pergi ke psikiater untuk mendapat penanganan.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers