web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Mata Merah Setelah Berenang? Ternyata Ini Penyebab

Senin, 6 Juli 2020 04:11 WIB

Berenang di kolam renang. (Pixabay/Keith Johnston)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM – Biasanya, setelah berenang, mata akan menjadi merah. Kandungan kaporit dalam air kolam renang sering disebut-sebut sebagai penyebab mata merah. Apakah benar demikian?

Anggapan ini tak sepenuhnya benar. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) dari Amerika Serikat baru-baru ini merilis pernyataan bahwa urine dan keringat menjadi penyebab mata merah saat berenang.

Kandungan urine dan keringat akan membentuk senyawa dengan klorin dalam air kolam renang sehingga bisa mengiritasi mata.

"Untuk menjernihkan air memang diperlukan tambahan kaporit, sayangnya hal itu tak akan bekerja optimal jika air juga terkontaminasi dengan kandungan lain," kata dr Michael J Beach dari CDC Amerika Serikat.

Dia pun menganjurkan agar para pengguna kolam renang untuk senantiasa menjaga kebersihan kolam renang agar terhindar dari efek buruk kontaminasi senyawa tersebut.

"Sebaiknya perenang tidak membuang air dan bakteri tubuh di kolam. Mandilah dulu sebelum berenang dan jangan paksakan renang jika sedang diare. Usahakan agar tidak menelan air kolam saat berenang," kata Michael.

Air kolam renang yang terkontaminasi urine, keringat, dan bercampur dengan klorin tak hanya menyebabkan mata memerah tapi juga bisa memicu diare dari bakteri Cryptosporidium. Pasalnya dalam satu kolam renang terdapat berbagai orang yang bisa saja membawa bakteri tertentu pada tubuhnya.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh
dewanpers