web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Lawan Manchester United, Pelatih Bournemouth Diambang Pemecatan

Sabtu, 4 Juli 2020 16:26 WIB

Pelatih Bournemouth Eddie Howe (Bournemouth/Twitter)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Pelatih Bournemouth Eddie Howe mengaku tidak takut dipecat dari jabatannya. Menurutnya, mengkhawatirkan hal itu tidak akan membantu upayanya menghindarkan tim dari ancaman degradasi.

Howe sudah lima tahun menangani Bournemouth. Ia kini santer dikabarkan di ambang pemecatan karena cuma meraih satu poin dari tujuh pertandingan terakhir, yang membuat tim itu kini terdampar di urutan ke-19 alias kedua dari bawah klasemen Liga Inggris.

Tugas Howe juga kian sulit. Sebab dalam laga pekan ke-33 mereka akan menjamu Manchester United (MU), tim yang tak terkalahkan dalam 15 pertandingan di semua kompetisi, di Stadion Vitality pada Sabtu (4/7) malam. Menurut Howe, takut dipecat tidak akan membantu apa pun dan cenderung kontraproduktif.

"Apa yang harus saya lakukan? Duduk di rumah dan mengkhawatirkan masa depan? Tidak. Saya akan berusaha membuat tim bisa tampil lebih baik dan mengerahkan segenap energi untuk menduplikasi kerja keras di sesi latihan," kata Howe dalam jumpa pers pralaga dilansir Reuters, Jumat (3/7).

Kendati berada di urutan ke-19, di atas kertas yang dibutuhkan Bournemouth untuk keluar dari zona degradasi adalah membayar defisit tiga poin dari West Ham United yang menempati urutan ke-17. Howe, yang merupakan pelatih dengan masa melatih terlama di Liga Inggris saat ini, mengaku bakal berusaha keras untuk menghidupkan kembali semangat kuda hitam timnya. Semangat itu yang ditunjukkan Bournemouth dalam beberapa musim terakhir sejak meraih promosi pada 2015.

"Semua orang bebas berpendapat, termasuk mereka yang di luar sana yang sebagian besar mungkin berpikir kami sudah tamat. Tapi sejarah mencatat itu selalu jadi cerita klub ini. Kami berkali-kali diremehkan dan berhasil mengatasi tantangan yang ada dan meraih hal-hal hebat," ujarnya.

"Kami berusaha keras memunculkan kembali hal itu. Satu poin dari tujuh pertandingan jelas bukan yang kami inginkan," kata Howe menambahkan.

Kendati demikian, yang dikatakan Howe lebih mudah dari apa yang dihadapi Bournemouth dalam sisa musim ini. Faktanya, setelah melawan MU, Bournemouth masih harus menghadapi laga tandang di Manchester City dan Everton serta menjamu Tottenham Hotspur, Leicester City dan Southampton.

"Di atas kertas memang sisa enam laga ini sulit, tapi terkadang yang demikian bisa memunculkan sisi terbaik tim ini," ujar Howe.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel lainnya

dewanpers