web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kemah di Gunung Guntur, Seorang Remaja Dilaporkan Hilang

Minggu, 5 Juli 2020 11:14 WIB

ilustrasi gunung. (Pixabay)

GARUT, AYOBANDUNG.COM -- Seorang remaja asal Cilawu dilaporkan menghilang di kawasan Gunung Guntur, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan, membenarkan adanya seorang remaja Afrizal (16) asal Kecamatan Cilawu, yang berangkat mendaki bersama teman-temannya pada Jumat (3/7/2020) siang dan dilaporkan hilang pada Sabtu (4/7/2002) pagi.

"Ya betul (pendaki hilang) rencananya sekarang (Minggu) mau pencarian," kata Masrokan.

Ia menuturkan, jajarannya sudah mengecek lokasi kejadian atau sekitar awal korban hilang di wilayah Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler.

Sebelumnya korban sempat dicari oleh keluarga namun tak membuahkan hasil. Akhirnya petugas gabungan diterjunkan ke Gunung Guntur.

"Korban berangkat Jumat pukul 13.00 WIB sampai di lokasi kemah jam 18.00 WIB, pada waktu temannya bangun jam 05.00 WIB korban sudah tidak ada di tenda," katanya.

Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansah menyampaikan, jajarannya sudah diterjunkan dengan peralatan lengkap untuk mencari korban yang hilang di kawasan Gunung Guntur.

"Satu tim diturunkan untuk membantu pencarian korban," katanya.

Ia menyampaikan, tim yang diterjunkan sudah koordinasi dengan unsur petugas terkait di lapangan untuk memudahkan pencarian.

Ia menyampaikan, awal pencarian, Minggu pagi akan dilakukan dengan menyisir Pos 3 jalur pendakian Gunung Guntur.

"Kami koordinasi dengan unsur di lapangan. Berdasarkan pertimbangan teknis di lapangan, pencarian dimulai Minggu pukul 06.00 WIB di sekitar Pos 3 Gunung Guntur," katanya.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun bahwa korban Afrizal pergi mendaki bersama empat orang temannya, Jumat (3/7) siang, kemudian berkemah dan berbincang-bincang sampai Sabtu (4/7) sekitar pukul 02.00 WIB, kemudian tidur.

Namun saat bangun, Sabtu pagi korban sudah tidak ada di dalam tenda, teman korban menunggu sampai pukul 11.00 WIB, tapi korban tidak kunjung datang juga hingga akhirnya memutuskan untuk turun gunung melaporkan peristiwa itu.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Sumber: Suara.com
Editor: Ananda Muhammad Firdaus
dewanpers