web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Hidupkan Seni saat Pandemi, Komunitas Taman Musik Bandung Gelar Konser Virtual

Sabtu, 4 Juli 2020 21:52 WIB Nur Khansa Ranawati

Komunitas Taman Musik Bandung gelar konser virtual (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM--Komunitas Taman Musik Bandung menggelar konser dan pertunjukan seni dengan menggandeng sejumlah seniman Kota Bandung secara virtual, Rabu (1/7/2020).

Acara amal lewat pembagian sembako juga dilaksanakan di sela acara.

Salah satu penyelenggara acara, Umar Komarudin mengatakan, acara bertajuk Konser Amal Virtual tersebut digelar sebagai upaya untuk mengaktivasi Taman Musik Bandung. Ruang publik tersebut dapat digunakan sebagai sarana berkarya para seniman.

“Kita buat kegiatan menyambut suasana baru. Supaya kembali meningkatkan animo masyarakat. Intinya seniman bisa lebih berkarya. Kalau seniman tidak diberikan ruang berkarya maka ya hanya di rumah saja,” ungkap Umar, Sabtu (4/7/2020).

Dia menuturkan, Konser Amal Virtual tersebut diisi oleh sejumlah musisi asal Kota Kembang, yakni Mat Bitel, Mat Setun, Nais Larasati, Iman Jimbot serta Umar and Friends. Selain penampilan musik, hadir pula pertunjukan lukis oleh seniman Herru Prayogo yang juga turut melelangkan hasil karyanya.

“Pengisi dari seniman legend mulai dari rock, tradisi, dangdut dan religi. Kemarin kita juga tetap mengikuti standar protokol kesehatan. Suara hanya buat kontrol saja, asal keluar,” ungkapnya.

Di sela acara tersebut, dia mengatakan, terdapat pembagian 250 paket bantuan sembako dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Bandung. Acara tersebut turut didukung Humas Kota Bandung, DPKP3, Inspira Peduli, FKPPI Rayon Sumur Bandung, dan Mahayudha.

“Ada pemberian sembako bagi para seniman dan warga sekitar Taman Musik yang ikut terdampak Covid-19. Selain sembako dari Gugus Tugas, ada puala inisiatif lelang lukisan," ungkapnya. Hasil dari lelang tersebut akan dibagikan ke komunitas seni lukis di Bandung.

Umar berharap, Konser Amal Virtual tersebut dapat menjadi momentum agar Taman Musik dapat kembali teraktivasi dengan kegiatan berkala. Sehingga, hiburan bagi masyarakat dapat tetap hadir dengan tetap memberikan edukasi pencegahan Covid-19.

"Ini untuk melanjutkan hal yang sudah kita lakukan setahun lalu, sudah berjalan 32 acara. Jadi kita berharap bisa berkesinambungan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Kota Bandung Sony Teguh Prasatya mengatakan, acara di ruang publik harus tetap dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan. Hal ini dilakukan untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Pak Sekda (Sekretaris Daerah Kota Bandung) meminta kesadaran dan kerja samanya untuk disiplin dalam beraktivitas dan menjaga protokol sebaik-baiknya. Termasuk dalam kegiatan amal,” kata Sony.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers