web analytics
  

Produk Antivirus Corona Kementan akan Diproduksi Massal oleh Swasta

Sabtu, 4 Juli 2020 18:59 WIB
Umum - Nasional, Produk Antivirus Corona Kementan akan Diproduksi Massal oleh Swasta , Kementerian Pertanian (Kementan) RI,Antivirus,Virus Corona,COVID-19

Tanaman Eucalyptus. (Ethel Aardvark )

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan), Fadjry Djufry, menegaskan produk antivirus corona berbasis tanaman atsiri (eucalyptus) akan diproduksi masal melalui pihak swasta.

Menurutnya, Kementerian Pertanian (Kementan) hanya melakukan penelitian serta uji laboratorium saja.

"Kita sudah bekerja sama dengan beberapa perusahaan swasta dan mereka sepakat untuk memproduksi produk tersebut secara masal," ujar Fadjry saat dihubungi, Sabtu (4/7), seperti dalam siaran persnya.

Seperti diketahui, dalam proses produksinya, Balitbangtan sudah menggandeng PT Eagle Indo Pharma untuk membantu memasarkannya ke masyarakat luas. Perusahaan swasta tersebut juga tidak asing lantaran sudah melakukan produk seperti minyak kayu putih.

Tak hanya dalam negeri saja, Balitbangtan tengah melakukan pendekatan kerja sama dengan mitra asing seperti perusahaan pharmaceuticals dari Jepang, Kobayashi dan Aptar Pharma dari Rusia. Kedua perusahaan tersebut sudah memiliki cakupan pemasaran di berbagai negara mulai dari Asia Tenggara, China, Jepang, AS, Rusia hingga Eropa.

"Saya harap kerja sama yang kami coba lakukan ini bisa mempercepat produksi massal produk antivirus itu demi memenuhi permintaan masyarakat luas. Sehingga paling tidak kita bisa berkontribusi juga terhadap penekanan penyebaran Covid-19," katanya.

Sebagai informasi, produk antivirus tersebut tersedia dalam berbagai bentuk seperti inhaler, roll on, salep, balsem, dan diffuser.

Sementara itu, Kepala Balai Besar penelitian Veteriner, Indi Dharmayanti, menjelaskan bahwa produk ini efektif digunakan setiap hari. Sebab hanya dengan 5-15 menit diinhalasi akan efektif bekerja sampai ke alveolus. Artinya dengan konsentrasi 1 persen saja sudah cukup membunuh virus 80-100 persen.

"Produk ini dapat melegakan saluran pernapasan, kemudian menghilangkan lendir, pengusir serangga, disinfektan luka, penghilang nyeri, mengurangi mual, dan mencegah penyakit mulut," kata Indi.

Indi menjelaskan, bahan aktif utamanya terdapat pada cineol-1,8 yang memiliki manfaat sebagai antimikroba dan antivirus melalui mekanisme M pro. M pro adalah main protease (3CLPro) dari virus corona yang menjadi target potensial dalam penghambatan replikasi virus corona. Penelitian menunjukkan Eucalyptol ini berpotensi mengikat protein Mpro sehingga menghambat replikasi virus.

"Manfaat tersebut dapat terjadi karena 1,8 cineol dari eucalyptus disebut eucalyptol dapat berinteraksi dengan transient receptor potential ion chanel yang terletak di saluran pernapasan," katanya.

Ke depan, inovasi antivirus berbasis eucalyptus ini dapat menjadi harapan baru bagi masyarakat Indonesia untuk memanfaatkan eucalyptus dalam mencegah virus covid-19.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

PP Muhammadiyah Sayangkan Pertanyaan Lepas Jilbab dalam TWK KPK

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 11:02 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyoroti poin-poin pertanyaan pada Tes Wawasan Kebangsaan.

Umum - Nasional, PP Muhammadiyah Sayangkan Pertanyaan Lepas Jilbab dalam TWK KPK, PP Muhammadiyah,Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Pertanyaan Lepas Jilbab,Hijab,Jilbab

Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ini Kata Febri Diansyah

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:37 WIB

Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mempertanyakan kewenangan pegawai di KPK.

Umum - Nasional, Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Ini Kata Febri Diansyah, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Surat Keputusan (SK),pegawai KPK,Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),Febri Diansyah

Sindiran Bambang Widjojanto Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:24 WIB

Polemik tes wawasan kebangsaan, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi, masih mendapatkan sorotan dari b...

Umum - Nasional, Sindiran Bambang Widjojanto Soal SK Pemecatan 75 Pegawai KPK Gagal TWK, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Tes Wawasan Kebangsaan (TWK),kpk,TWK

Aksinya Viral di Medsos, 11 Debt Collector Diperiksa Polisi

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 10:03 WIB

Beredar viral sebuah video yang merekam aksi para debt collector. Dalam video yang diunggah oleh akun instagram @forumwa...

Umum - Nasional, Aksinya Viral di Medsos, 11 Debt Collector Diperiksa Polisi, debt collector,debt collector viral,video debt collector viral,video viral debt collector

Polri Putarbalikkan 16.537 Kendaraan di 381 Titik Penyekatan

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 09:51 WIB

Petugas kepolisian memutarbalikkan sebanyak 16.537 kendaraan di 381 titik penyekatan yang tersebar di Sumatera, Jawa, hi...

Umum - Nasional, Polri Putarbalikkan 16.537 Kendaraan di 381 Titik Penyekatan, Penyekatan mudik 2021,penyekatan Mudik Ramadan,Penyekatan Jalan,Mudik 2021,Larangan Mudik 2021

Viral Debt Collector Adang Mobil TNI, 11 Pelaku Langsung Disikat

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 09:21 WIB

Viral Debt Collector Adang Mobil TNI, 11 Pelaku Langsung Disikat

Umum - Nasional, Viral Debt Collector Adang Mobil TNI, 11 Pelaku Langsung Disikat, Debt Collector,video viral,Mobil TNI Diadang Debt Collector,Debt Collector Adang TNI,TNI

Siap-Siap, Kartu Prakerja Gelombang 17 Sediakan 44 Ribu Kuota! 

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 08:27 WIB

Saat ini tercatat 44.000 orang yang kepesertaannya dicabut karena tidak membeli pelatihan pertama melebihi batas waktu y...

Umum - Nasional, Siap-Siap, Kartu Prakerja Gelombang 17 Sediakan 44 Ribu Kuota! , Kartu Prakerja Gelombang 17,Kartu Prakerja,Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja,Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu,cara mendaftar Kartu Prakerja

Pergerakan Harga Bahan Pokok Masuki Fase Puncak

Nasional Senin, 10 Mei 2021 | 07:22 WIB

Permintaan masyarakat terpantau melonjak signifikan untuk mempersiapkan kebutuhan perayaan Lebaran. Seiring kenaikan per...

Umum - Nasional, Pergerakan Harga Bahan Pokok Masuki Fase Puncak, harga bahan pangan pokok,kebutuhan perayaan Lebaran,Kenaikan Harga Pangan,harga pangan Bandung,Harga Pangan,Kebijakan larangan mudik,kenaikan harga akhir pekan

artikel terkait

dewanpers