web analytics
  

Klub Masih Menolak Bermain, PSSI Akan Jalin Komunikasi

Sabtu, 4 Juli 2020 18:52 WIB
Olahraga - Sepak Bola, Klub Masih Menolak Bermain, PSSI Akan Jalin Komunikasi, PSSI,liga 1,Ketua PSSI Mochamad Iriawan

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan ([email protected])

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan beerjanji akan berkomunikasi dengan klub-klub peserta terkait penolakan lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 di tengah pandemi Covid-19.

“Kami akan berkomunikasi dengan klub-klub agar semuanya satu persepsi. Wajarlah kalau ada perbedaan pendapat,” ujar Iriawan di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat (3/7).

Sampai berita ini diturunkan, ada empat klub yang keberatan terlibat di lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 yaitu Persebaya, Barito Putera, Persik Kediri dan Persita Tangerang.

Alasan utamanya, klub-klub tersebut mengkhawatirkan keselamatan dan kesehatan timnya di tengah Covid-19.

“Nanti kami akan berdiskusi. Pemimpin-pemimpin klub itu kan teman-teman kami juga, seperti Pak Hasnuryadi (CEO Barito Putera),” tutur Iriawan.

Ia enggan berandai-andai terkait penolakan tersebut termasuk kemungkinan empat klub itu memutuskan tidak mengikuti lanjutan Liga 1 2020. Oleh sebab itu, purnawirawan Polri berpangkat akhir Komisaris Jenderal tersebut juga tidak mau membicarakan soal sanksi jika absen dari kompetisi.

“Belum ada pembicaraan soal sanksi. Namun, kan degradasi saja tidak ada apalagi sanksi,” kata Iriawan.

PSSI telah memutuskan bahwa Liga 1, 2 dan 3 Indonesia musim 2020 bergulir kembali mulai Oktober 2020 melalui penerbitan surat keputusan (SK) bernomor SKEP/53/VI/2020 tentang Kelanjutan Kompetisi dalam Keadaan Luar Biasa tahun 2020.

Untuk Liga 1, kompetisi akan berjalan penuh satu musim dengan semua pertandingan berlangsung di Pulau Jawa.

Lanjutan Liga 1 Indonesia 2020 tidak menerapkan sistem degradasi, begitu pula di Liga 2. PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) berjanji melaksanakan protokol kesehatan secara ketat selama liga berlangsung.

 

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Republika.co.id.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel terkait

dewanpers