web analytics
  
Banner Kemerdekaan

22.000 Warga Kabupaten Cirebon Jadi Target Uji Swab

Sabtu, 4 Juli 2020 10:45 WIB Erika Lia

Seorang anak menjalani swab test (Ayocirebon.com)

SUMBER, AYOCIREBON.COM -- Sebanyak 22.000 warga Kabupaten Cirebon menjadi sasaran uji swab yang diagendakan bulan ini.

Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon, Rahmat Sutrisno menerangkan, jumlah itu merupakan 1% dari total penduduk Kabupaten Cirebon

"Setiap kabupaten dan kota di Jawa Barat diinstruksikan melakukan uji swab kepada 1% dari total penduduk warga sebagaimana instruksi gubernur Jabar," jelasnya.

Saat ini, total penduduk Kabupaten Cirebon sedikitnya 2,2 juta jiwa. Berbeda dengan rapid test, uji swab menjadi semacam kewajiban bagi setiap otoritas penanganan Covid-19 di tiap daerah.

Selain uji swab, Pemda diminta pula melakukan pemeriksaan lapangan untuk mengecek penerapan protokol pencegahan Covid-19 di tengah masyarakat.

Kabupaten Cirebon kini dipetakan sebagai zona kuning, dengan pengecualian hanya pada sektor usaha yang diperkenankan beroperasi kembali.

"Pelaku usaha boleh beroperasi, tapi protokol kesehatannya diperketat," ujarnya.

Khusus sektor pendidikan, pihaknya masih menanti instruksi dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Eni Suhaeni mengaku, sampai kini masih menghitung ketersediaan anggaran maupun sisa alat untuk uji swab massal. Meski begitu, uji swab massal dijanjikan bulan ini.

"Swab akan dilaksanakan bulan ini," cetusnya.

Dia memastikan, seluruh kalangan akan menjadi target swab, termasuk santri. Pihaknya mendata, 27 santri dari luar Kabupaten Cirebon masuk ke wilayah ini.

Editor: Andres Fatubun

artikel lainnya

dewanpers