web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Kemperin Dorong Unilever Tetap Operasikan Pabriknya

Sabtu, 4 Juli 2020 10:26 WIB

Logo Unilever. (Reuters/Philippe Wojaze)

CIKARANG, AYOBANDUNG.COM -- Sebanyak 36 orang di lingkungan PT Unilever Savoury Factory di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona covid-19.

Namun demikian, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Abdul Rochim mendorong Unilever tetap mengoperasikan pabriknya.

"Setelah diketahui terdapat karyawan yang positif COVID-19 pada salah satu pabrik milik Unilever di Cikarang, maka sesuai Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 tentang Pelaksanaan Operasional Pabrik Dalam Masa Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19, Kemenperin tetap akan mendorong perusahaan untuk beroperasi," kata Rochim, ditulis Sabtu (4/7/2020).

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menetapkan, area pabrik tersebut menjadi klaster baru penyebaran wabah corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah mengungkapkan, pendataan hingga Jumat (3/7/2020) siang, terdapat 36 orang dalam area itu positif terinfeksi virus corona.

"Rinciannya, 21 karyawan dan 15 orang keluarga mereka," kata Alamsyah.

Dia mengatakan, data itu didapat setelah digelar tes swab terhadap 265 karyawan PT Unilever.

Ia mengatakan, 15 orang keluarga yang ikut terinfeksi tersebut disebabkan interaksi mereka dengan para karyawan.

Kekinian, kata dia, 36 pasien positif covid-19 tersebut sudah dirawat di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

artikel lainnya

dewanpers