web analytics
  

Wali Kota Ini Relakan Nyawanya Asal Warganya yang Terkena Covid-19 Sembuh

Sabtu, 4 Juli 2020 06:43 WIB
Umum - Regional, Wali Kota Ini Relakan Nyawanya Asal Warganya yang Terkena Covid-19 Sembuh, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini,Wali Kota Bandung Oded M. Danial,bim arya

Ilustrasi pandemi virus Corona (Pixabay)

SURABAYA, AYOBANDUNG.COM -- Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini mengaku telah bekerja keras dalam menangani kasus Covid-19 di Surabaya. Bahkan, Risma mengaku rela mempertaruhkan nyawanya demi warga Surabaya.

Dalam acara Rosi bertajuk 'Ada Apa dengan Risma' yang tayang di KompasTV, Kamis (2/7/2020), Risma mengatakan ia beserta seluruh jajaran telah berjuang mati-matian dalam menangani pasien Covid-19. Risma menyebut ia bersedia bertukar nyawa dengan warganya yang sakit agar bisa sembuh.

"Saya berulang kali taruhan nyawa untuk warga saya. Kalau semua yang sakit bisa sembuh diganti nyawa saya, saya ikhlas," kata Risma dikutip dari channel YouTube KompasTV, Jumat (3/7/2020).

Orang nomor satu di Surabaya itu mengakui menangani kasus positif Covid-19 bukanlah persoalan mudah. Risma menjelaskan bagaimana saat Pemkot Surabaya melakukan tracing kontak pasien positif Covid-19 guna mencegah penyebaran virus tersebut.

Sebagai salah satu contoh satu keluarga positif Covid-19. Risma melakukan penelusuran mendetail hingga ke pembantu dan sopir keluarga tersebut untuk memastikan mereka mendapatkan perawatan yang baik.

"Saya harus cari sampai ketemu alamatnya. Kasihan, meski sopir dia punya keluarga yang kami harus rawat," ungkap Risma.

Pemkot Surabaya juga harus melakukan penelusuran aktivitas dan siapa saja yang ditemui oleh keluarga tersebut selama 14 hari terakhir. Proses penanganan Covid-19 harus dipandang secara luas, bukan hanya persoalan pasien positif mendapatkan perawatan medis.

Menangani kasus Covid-19 juga membuat energi Risma terkuras habis hingga berat badannya terus menyusut. Saat sempat disinggung oleh pembawa acara, Rosiana Silalahi mengenai penampilan Risma yang terlihat lebih kurus, Risma mengaku kelelahan.

"Terus terang, mengurusi pasien itu capek. Saya dan staf saya turun semua berat badannya," ungkap Risma.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: Andres Fatubun

terbaru

Dalam Sepekan, 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 20:07 WIB

Sebanyak 10 orang pasien positif Covid-19 di Kota Bogor meninggal dunia dalam sepekan terakhir. Pada pekan sebelumnya te...

Umum - Regional, Dalam Sepekan, 10 Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal, Covid-19 Kota Bogor,Pasien Covid-19 Kota Bogor Meninggal,Dinas Kesehatan Kota Bogor

Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 18:47 WIB

Plt Bupati Cianjur Herman Suherman menegaskan untuk mengganti suplaier nakal pada program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT...

Umum - Regional, Plt Bupati Cianjur: Suplaier Nakal BPNT, Ganti Saja, Plt Bupati Cianjur Herman Suherman,Suplaier Nakal BPNT,BPNT Kemensos,BPNT di Cianjur

Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, A...

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 16:25 WIB

Sebanyak 80 kepala keluarga terdampak pergeseran tanah di Kampung Lengis Desa Batulawang Kecamatan Cipanas Kabupaten Cia...

Umum - Regional, Warga Batulawang Cianjur Terdampak Pergeseran Tanah Siap Direlokasi, Asalkan..., Warga Batulawang Cianjur,Pergeseran Tanah di Cianjur,Relokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah

Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:51 WIB

Vaksinasi Covid-19 untuk pelayanan publik selain tenaga kesehatan (nakes) di Kota Tasikmalaya rencana dilaksanakan pada...

Umum - Regional, Kota Tasik Mulai Vaksinasi Covid-19 Pelayan Publik Besok, tasikmalaya,Vaksinasi Covid-19,vaksinasi pelayan publik

Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:40 WIB

Pemerintah Kabupaten Cianjur masih mencari lahan untuk merelokasi sekitar 800 kepala keluarga yang menjadi korban perger...

Umum - Regional, Pemkab Cianjur Cari Lahan Relokasi untuk 800 KK Terdampak Longsor, cianjur,cipanas,Longsor Cianjur,Pergerakan Tanah Cianjur,Herman Suherman

Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Cianjur Kehilangan Sosok Ulama Besar

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 14:21 WIB

Rois Syuriah PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur, KH Koko Abdul Qodir Rozy bin KH Fakhruk Rozy meninggal dunia di usia...

Umum - Regional, Mama Koko Wafat, Warga Nahdiyin Cianjur Kehilangan Sosok Ulama Besar, cianjur,Nahdlatul Ulama (NU),Mama Koko,ulama wafat,ulama cianjur,Nahdliyin

Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi

Regional Minggu, 28 Februari 2021 | 11:47 WIB

Polsek Tawang Polresta Tasikmalaya mengamankan puluhan plastik bening minuman keras (miras) jenis tuak dari halaman gedu...

Umum - Regional, Puluhan Miras Diduga Milik Tukang Parkir Diamankan Polisi, miras,Miras Tasikmalaya,tasikmalaya,polsek tawang,alun-alun kota tasikmalaya

artikel terkait

dewanpers