web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Waduh! Status Covid-19 Bandung Barat Kembali Kuning

Jumat, 3 Juli 2020 21:26 WIB Tri Junari

Zona Kuning Covid-19 (Istimewa)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Status level kewaspadaan Coronavirus Disease (Covid-19) Kabupaten Bandung Barat turun menjadi kuning berdasarkan hasil evaluasi GTPP COVID-19 Jawa Barat. 

Hal tersebut tidak sesuai dengan target yang dicanangkan Bupati Bandung Barat, AA Umbara Sutisna akhir-akhir ini yang menargetkan naik menjadi warna hijau.

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin menjelaskan, pihaknya membenarkan hasil yang diperoleh Kabupaten Bandung Barat turun ke level kewaspadaan warna kuning.

"Penilaian tingkat kewaspadaan dari 8 Kab/kota yang turun dari biru ke kuning salah satunya adalah Kabupaten Bandung Barat," katanya saat ditemui, Jumat (3/7/2020).

Ia menjelaskan, hasil evaluasi tersebut dinilai tidak tepat lantaran terdapat perbedaan data antara GTPP COVID-19 KBB dengan pihak Pemprov Jawa Barat.

"Bukan berarti kita mempertanyakan itu (hasil evaluasi), tapi secara realnya memang ada data-data yang sudah kita klarifikasi," jelasnya.

Asep menyebut, pihaknya setiap hari mengupdate perkembangan kasus dan penanganan COVID-19 di Kabupaten Bandung Barat kepada pihak provinsi Jawa Barat secara rutin.

"Ada perbedaan terkait jumlah kasus COVID-19 dan tingkat kesembuhan itu berbeda di periode ini. Di periode ke 6 dari PSBB, secara komulatif jauh lebih besar kasusnya yang ada di laporan evaluasi (GTPP COVID-19 Jabar)," katanya.

Hingga saat ini, kata Asep, pihaknya terus melakukan klarifikasi dengan pihak GTPP COVID-19 Jawa Barat terkait kajian epidimologi. Pasalnya, di Kabupaten Bandung Barat tidak ada pasien COVID-19 yang terjangkit di wilayahnya.

"Jadi ditemukan ada data yang tidak sesuai seperti contoh, kasus parongpong yang udah 3 tahun tinggal di Kota Bandung. Kita langsung tracing ke sana setelah dicek ternyata sudah 3 tahun tinggal di Bandung," katanya.

Asep menjelaskan, ada 11 kasus yang sudah di klarifikasi ternyata tidak berada di Kabupaten Bandung Barat. Hal tersebut berpengaruh terhadap penilaian rasio persebaran Covid-19.

"Kemudian tingkat kesembuhan itu juga mempengaruhi penilaian, tapi datanya lambat sekali masuknya," katanya.

Ia menegaskan, status kewaspadaan kuning yang disandang Kabupaten Bandung Barat saat ini sifatnya dinamis. Artinya suatu saat bisa berubah ke biru bahkan hijau.

"Kami akan segera juga melakukan kajian epidemologi lebih lanjut terhadap data. Nanti Bappelitbangda akan melakukan itu untuk memotret sendiri," pungkasnya.

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers