web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Pemkot Beri Lampu Hijau GBLA Jadi Markas Persib

Kamis, 2 Juli 2020 17:03 WIB Eneng Reni Nuraisyah Jamil

Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) (Istimewa)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Kota Bandung memberikan lampu hijau kepada Persib Bandung untuk menjadikan stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sebagai markasnya di lanjutan Liga 1 2020. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Bandung, Eddy Marwoto menuturkan, aturan penggunaan stadion GBLA saat ini memang hanya bisa digunakan untuk latihan. 

Namun, pihaknya membuka peluang jika skuat Maung Bandung ingin menggunakan stadion berkapasitas 38.000 kursi itu sebagai markasnya musim ini. Sejak musim 2019, skuat Maung Bandung menggunakan Stadion Si Jalak Harupat (SJH) sebagai kandang Mereka.

"Karena pada prinsipnya kalau kita mengacu pada perwal setiap aktivitas olahraga apapun kita masih diperkenankan untuk latihan olahraga saja. Kalau di PSSI kan ada yang mungkin untuk Kompetisi. Nah, nanti kita sesuaikan perkembangan lanjut untuk Kota Bandung," kata Eddy melalui sambungan telepon, Kamis (2/7/2020).

Eddy mengatakan, lanjutan kompetisi musim ini akan bergulir Oktober mendatang. Andai situasi Kota Bandung membaik selama pandemi Covid-19, pihkanya membuka peluang untuk stadion tersebut dapat digunakan kompetisi, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

"Liga ini kan masih Oktober mungkin nanti Bandung 14 hari ke depan bisa saja naik jadi zona hijau kan. Nah itu memungkinkan ada satu kelonggaran lagi untuk bisa digunakan kompetisi tapi tetap dengan syarat tanpa penonton," ungkapnya.

Eddy juga mengklaim, stadion GBLA sejatinya sudah siap andai tim asuhan Robert Alberts itu ingin mengajukan stadion GBLA sebagai markas. Dia juga menyebut, berbagai perbaikan telah dilakukan untuk mengantisipasi apabila stadion GBLA kembali dijadikan venue Liga 1 2020.

"Siap karena kita secara fisik persyaratan untuk latihan siap, mungkin untuk kompetisi juga siap karena dari sisi pemeliharaan terus kita lakukan rutin. Termasuk perbaikan-perbaikan yang kemarin, saat tedahulu akan digunakan liga karena terhenti covid-19 kita sudah antisipasi itu. Jadi sebenarnya GBLA secara fisik untuk latihan atau kompetisi siap," katanya.

Namun dalam situasi pandemi Covid-19 ini, Eddy menyebut, kompetisi manapun termasuk Liga 1 2020 tidak bisa disaksikan oleh penonton lantaran pandemi Covid-19 masih berkecamuk.

"Terutama kompetisi sekarang tidak akan ada penonton. Iya karena masih pandemi covid-19. Itu kan sesuai protokol kesehatan seperti di WHO seperti liga-liga di Eropa juga sepak bolanya tanpa penonton," ujarnya.

Editor: Dadi Haryadi

artikel lainnya

dewanpers