web analytics
  

Pansel Open Bidding KBB Ingin Jalani Rapid Test Pasca Bertemu Solihin

Jumat, 3 Juli 2020 21:42 WIB Tri Junari
Bandung Raya - Ngamprah, Pansel Open Bidding KBB Ingin Jalani Rapid Test Pasca Bertemu Solihin, Rapid Test Covid-19

Rapid Test Covid-19 (Irfan Al-Faritsi)

NGAMPRAH, AYOBANDUNG.COM -- Panitia Seleksi (Pansel) open bidding Jabatan Tinggi Pratama (JTP) Kabupaten Bandung Barat (KBB) melayangkan surat permohonan rapid test bagi panitia dan peserta yang sebelumnya sempat kontak dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Jabar, Muhammad Solihin yang wafat setelah terjangkit Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) KBB, Asep Ilyas menjelaskan, beberapa waktu almarhum (M Solihin) sempat menjadi narasumber dan penguji di Kabupaten Bandung Barat.

"Masa inkubasi COVID-19 kan sudah lewat (14 hari), beliau manjadi narsum tersebut pada tanggal 5 Juni 2020," katanya saat dihubungi, Jumat (3/7/2020).

Ia menambahkan, jajarannya (BKPSDM KBB) sebenarnya telah melakukan rapid tes pada1 Juli 2020 lalu dengan menunjukkan hasil tidak reaktif COVID-19.

"Kemarin juga kita laksana rapid tes bersama ASN yang mutasi ke KBB dan hasilnya menunjukkan negatif," katanya.

Asep menyebut, pada saat pelaksanaan kegiatan tes wawancara bersama pejabat esselon II tersebut, setidaknya diikuti oleh 25 orang yang terdiri dari peserta, panitia dan penguji.

"Kegiatan tes wawancara tersebut setidaknya melibatkan 25 orang dan 14 orang diantaranya merupakan peserta open bidding," katanya.

Asep menegaskan, pihaknya telah melayangkan surat kepada Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB untuk permohonan pemeriksaan rapid tes kepada orang yang sempat kontak langsung.

"Saat ini kami menunggu jawaban dari Dinkes terkait pelaksanaan rapid tes akan dilakukan," pungkasnya. 

Editor: Dadi Haryadi
dewanpers