web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Saham Unilever Jeblok saat Puluhan Karyawannya Positif Corona

Jumat, 3 Juli 2020 17:12 WIB

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR). (unilever.co.id)

JAKARTA, AYOBANDUNG.COM -- Saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) anjlok sejalan dengan berita karyawan Unilever yang positif corona mencapai puluhan orang.

Dari data Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (3/7/2020) terpantau saham dengan kode UNVR ini merosot 1,8 persen atau 150 poin ke level 7.900 per saham dari 8.050 per saham di penutupan perdagangan hari ini.

Sebanyak 36 orang di lingkungan PT Unilever Savoury Factory di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dinyatakan positif terinfeksi virus corona covid-19.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi menetapkan, area pabrik tersebut menjadi klaster baru penyebaran wabah corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi Alamsyah mengungkapkan, pendataan hingga Jumat (3/7/2020) siang, terdapat 36 orang dalam area PT Unilever Savoury Factory positif terinfeksi virus corona.

"Rinciannya, 21 karyawan dan 15 orang keluarga mereka," kata Alamsyah.

Dia mengatakan, data itu didapat setelah digelar tes swab terhadap 265 karyawan PT Unilever.

Dia mengatakan, 15 orang keluarga yang ikut terinfeksi tersebut disebabkan interaksi mereka dengan para karyawan.

Kekinian, kata dia, 36 pasien positif covid-19 tersebut sudah dirawat di rumah sakit maupun melakukan isolasi mandiri.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama manajemen perusahaan Unilever terus melacak kemungkinan penyebaran virus terhadap karyawan lainnya yang berjumlah 500 orang.

PT Unilever Savoury Factory adalah pabrik milik PT Unilever Indonesia Tbk di kawasan industri Jababeka, Cikarang.

Pabrik tersebut resmi beroperasi sejak tahun 2015. Sehari-hari, buruh di pabrik tersebut memproduksi kecap dan sejumlah bumbu masak.

Berdasarkan keterangan Director of Goverment and Corporate Affairs Unilever Indonesia, Sancoyo Antarikso, tahun 2015, pabrik bernilai investasi Rp 820 miliar tersebut, memunyai kapasitas 330 ribu ton per tahun. Pembangunan pabrik itu sendiri dimulai sejak tahun 2013.

Berita ini merupakan hasil kerja sama antara Ayo Media Network dan Suara.com.

Isi tulisan di luar tanggung jawab Ayo Media Network.

Editor: M. Naufal Hafizh

artikel lainnya

dewanpers