web analytics
  
Banner Kemerdekaan

Klaster Covid-19 Unilever, Ridwan Kamil Minta Industri Tes Swab Mandiri

Jumat, 3 Juli 2020 15:49 WIB Nur Khansa Ranawati

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (3/7/2020). (Ayobandung.com/Nur Khansa Ranawati)

LENGKONG, AYOBANDUNG.COM -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menanggapi kasus positif Covid-19 yang terjadi di lingkungan perusahaan Unilever

Berkaca dari hal tersebut, industri akan menjadi wilayah konsentrasi pengetesan Covid-19 dalam dua pekan ke depan.

"Dalam dua minggu ke depan selain pasar, tempat wisata dan terminal, kita akan fokus ke industri karena ada kasus di Unilever ternyata lintas wilayah," ungkap Ridwan Kamil di konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (3/7/2020).

Pihaknya telah memberi arahan kepada kepala daerah di kabupaten/kota agar menginstruksikan industri melakukan tes swab secara mandiri. Pengetesan minimal mencakup 10% dari total jumlah karyawan yang ada.

"Saya sudah minta kepala daerah agar mewajibkan industri besar bisa PCR mandiri, minimal 10% dari karyawannya secara acak agar tidak ada anomali lainnya," ungkapnya.

Sebelumnya, kantor dan pabrik Unilever di Cikarang, Kabupaten Bekasi, ditutup sementara menyusul adanya 19 karyawan yang terkonfirmasi positif Covid-19. Saat ini, seluruh karyawan di pabrik tersebut dikabarkan sudah melakukan swab test dan menjalani karantina mandiri. 

Editor: Adi Ginanjar Maulana

artikel lainnya

dewanpers